33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Panwas Amankan 168 Amplop Uang

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Pelaksanaan Pemilihan Bupati (Pilbup) Temanggung Pilkada 2018 diwarnai dugaan politik uang. Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) mengamankan sedikitnya 168  amplop berisi uang yang dibagikan kepada para pemilih sejak Selasa (26/6) malam hingga Rabu (27/6) pagi. Beberapa amplop berisi uang nominal pecahan Rp20.000 dan Rp50.000 yang didapat dari para pelapor ini kemudian diamankan di Kantor Panwaskab Temanggung untuk dijadikan barang bukti (BB).

Ketua Panwaskab Temanggung Sam Ferry Baihqi mengatakan,  politik uang ini terjadi di 7 kecamatan dan sebagian besar terjadi untuk Pilbup Temanggung. “Dugaan politik uang ini dilaporkan sejak Selasa sore dan Rabu pagi tadi, bahkan laporan masuk masih terus berdatangan ke kantor kami,” kata Sam Ferry, Rabu (27/6). Dari beberapa laporan yang masuk, yang sudah masuk register ada 7 laporan.

Sementara, Anggota Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Temanggung AKP Dwi Haryadi mengatakan,  tim Gakkumdu sudah melakukan klarifikasi terhadap pelapor dan terlapor. Namun, Gakkumdu belum bisa menentukan ada tidaknya unsur pidana dalam kasus ini. “Kami masih menyelidiki dan masih ada waktu hingga lima hari untuk menentukan terbukti atau tidaknya unsur pidana politik uang,” kata Kasat Reskrim Polres Temanggung ini.

Dwi menjelaskan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Umum, sanksi pidana bagi penerima dan pemberi uang dalam Pemilu bisa diancam dengan hukuman minimal tiga tahun penjara dan maksimal enam tahun penjara. Sedangkan ancaman denda minimal Rp200 juta dan maksimal Rp1 miliar.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengaku sudah mendapatkan laporan adanya dugaan politik uang di Temanggung. “Temanggung tadi malam (Selasa, 26/6) ada laporan, tapi sudah ditangani oleh Panwaslu. Ada 10 lokasi pelanggaran,” kata Condro didampingi Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, usai meninjau TPS di Desa Ngargosoka, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Rabu (27/6).

Terpisah, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah,KH Yusuf Chudlori mengaku menerima laporan adanya pelanggaran pemilu seperti politik uang di sejumlah daerah di Jawa Tengah, terutama di Kabupaten Temanggung. Gus Yusuf juga memastikan, PKB akan melaporkan terkait dugaan politik uang tersebut karena ada saksi dan bukti. “Di beberapa daerah ada laporan pelanggaran. Di Temanggung ada sembilan kecamatan, Kabupaten Magelang juga. Indikasi money politics, penyebaran amplop, indikasi ketidaknetralan aparat, indikasi kartu suara yang sudah ditandai. Untuk di Kabupaten Temanggung indikasinya money politics untuk Pilbup,” kata Gus Yusuf. (san/had/ton)

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

1,5 Tahun Dipekerjakan di Ternak Sarang Walet

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Sebanyak 152 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kendal yang dipulangkan dari Malaysia, merupakan TKI legal. Namun karena mendapatkan pekerjaan tidak sesuai...

Karom dan Karu Haji Ikuti Gladi

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Babussalam NU Temanggung menggelar gladi bagi kepala rombongan (karom) dan kepala regu (karu) haji 2018 di...

Data Warga Miskin Belum Valid

WONOSOBO – Data warga miskin di Wonosobo hingga saat ini belum juga valid. Kondisi ini mempengaruhi hak yang harus diterima warga miskin karena terkait...

Kebhinekaan di Peringatan HUT RI

SALATIGA - Upacara pengibaran bendera sebagai puncak peringatan HUT ke-72 RI Tingkat Kota Salatiga diikuti oleh berbagai etnis dan golongan yang ada di Kota...

Gelar Gebyar Posyandu Nasional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak 150 balita dari berbagai Posyandu di Kota Semarang, mengikuti Gebyar Posyandu Nasional yang dilaksanakan secara roadshow di 12 kota di...

Ada Offroad Ekstrem dan Kontes Mobil

PURWOREJO—Komunitas offroad dari berbagai daerah, selama dua hari, Sabtu-Minggu (23-24/9), akan bertemu di ajang Event Jambore 4x4 di Purworejo. Kegiatan ini dalam rangka memperingati...