Nihil Antrean, Layanan Dispendukcapil Diminati

144
ALL OUT: Petugas dispendukcapil Surakarta tetap melayani warga di sela pencoblosan pilgub kemarin (27/6). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)
ALL OUT: Petugas dispendukcapil Surakarta tetap melayani warga di sela pencoblosan pilgub kemarin (27/6). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Meskipun, Rabu (27/6) ditetapkan pemerintah pusat sebagai hari libur nasional, pelayanan masyarakat di dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil) tetap dibuka. Tak sedikit masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut.

Kepala Dispendukcapil Surakarta Suwarta mengatakan, hingga pukul 12.00 telah masuk 98 orang yang mengurus KTP elektronik (e-KTP). 15 orang di antaranya melakukan rekam KTP dan 13 orang mengurus surat keterangan. Mereka mengurus di lima kantor kecamatan yang membuka layanan kemarin.

“Kita tetap membuka layanan mulai pukul 08.00 sampai 13.00. Ada sepuluh petugas di kantor Dispendukcapil dan masing-masing kantor kecamatan tiga orang,” katanya, Rabu (27/6).

Banyaknya masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan, lanjut Suwarta, dikarenakan melihat tidak adanya antrean yang mengular seperti hari biasa. Selain itu, mereka juga memperhitungkan keperluan administrasi untuk ikut pilkada.

“Tetapi kami belum bisa memperkirakan apakah itu untuk nyoblos atau tidak. Yang pasti mereka tahu kalau pelayanan administrasi kependudukan buka,” imbuhnya.

Sekadar informasi, wali kota telah mengeluarkan pengumuman pada 25 Juni dengan Nomor 270/1824 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2018 Sebagai Hari Libur Nasional.

Dalam pengumuman itu disebutkan bahwa perangkat daerah Kota Solo yang membidangi pelayanan langsung kepada masyarakat menugaskan pegawai di lingkungan kerjanya untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai tugas pokok dan fungsinya.

“Bukan hanya Solo, layanan pembuatan e-KTP juga berlaku secara nasional. Barangkali masih ada warga yang berusia 17 tahun yang belum memiliki KTP, bisa membuat,” katanya.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan, pelayanan terhadap masyarakat memang tetap diutamakan. Selain untuk memberikan layanan terbaik, pembukaan layanan masyarakat pada pilkada menandakan keadaan kota Solo sangat kondusif.

“Masyarakat Solo sudah dewasa dalam pesta demokrasi. Terbukti pelayanan tetap diberikan, dan masyarakat juga memanfaatkan kesempatan itu,” katanya. (irw/wa)