Libur Nasional, Layanan Umum Tetap Buka

201

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Layanan umum di Kabupaten Semarang tetap buka saat hari pemungutan suara Pilgub Jateng 2018. Hal itu dikatakan oleh Bupati Semarang, Mundjirin, Rabu (27/6). Menurutnya semua OPD yang memberikan pelayanan diminta tidak libur.

“Meski ada Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 14 Tahun 2018 tentang hari pemungutan suara gubernur, bupati, dan walikota ditetapkan sebagai libur nasional, tetapi untuk pelayanan umum di Kabupaten Semarang dihimbau tetap buka,” kata Mundjirin.

Diimbaunya pelayanan publik untuk tidak libur tersebut sesuai dengan surat edaran nomor 800/09711/2018 yang ditandatangani Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono tertanggal 25 Juni 2018.

Dimana isi surat edaran tersebut, lanjutnya, menginstruksikan kepada unit kerja maupun organisasi perangkat daerah (OPD) yang memberikan pelayanan langsung untuk tidak ikut libur.

Adapun beberapa pelayanan publik yang tidak libur tersebut yaitu rumah sakit, puskesmas, telekomunikasi, listrik, air minum. “Kemudian layanan pemadam kebakaran, keamanan, perbankan, dan perhubungan,” katanya.

Jika penyedia layanan tersebut tutup, lanjutnya, dikhawatirkan dapat menyulitkan masyarakat yang membutuhkan. Agar karyawan maupun staf tetap bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub Jawa Tengah 2018, ia memerintahkan kepada semua pimpinan OPD bisa memberikan kelonggaran waktu kerja.

“Petugas di rumah sakit maupun puskesmas misalnya bisa bergantian jaga, atau bisa dibuat sistem shift. Saya yakin bisa diterapkan dan tidak ada masalah,” ujarnya.

Berbeda dengan perusahaan yang memiliki banyak karyawan, lanjutnya, semestinya harus patuh terhadap Kepres 14/2018. Menyusul, banyak perusahaan yang tidak bisa ditinggalkan oleh sebagian karyawannya untuk menghadiri pemungutan suara. “Kecuali ada pabrik yang bisa beroperasi meski mesinnya ditinggal. Karena yang kita tahu, jika mesinnya ditinggal tentu mesin harus mati,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Semarang, Guntur Suhawan mengatakan dengan ditetapkannya 27 Juni 2018 sebagai hari libur nasional pihaknya berharap tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Semarang dapat mencapai target yang ditentukan, yakni 77,5 persen.

“Libur nasional ini ditetapkan tujuannya agar warga menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan kepala daerah,” kata Guntur. (ewb/bas)