33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

Bayi Dalam Kandungan Dapat Didaftarkan JKN-KIS

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COMMAGELANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengimbau kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) agar mendaftarkan calon bayi sejak di dalam kandungan. Sehingga pada saat bayi tersebut lahir, kepesertaan langsung aktif setelah melakukan pembayaran iuran pertama.

“Kalau didaftarkan saat bayi tersebut sudah lahir, harus menunggu aktivasi kartu selama 14 hari,” kata Kabid Perluasan Peserta dan Kepatuhan, BPJS Kesehatan Cabang Magelang, Nugroho Teguh mewakili Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang, Dyah Miryanti, saat dihubungi, kemarin.

Dengan terdaftar sebelum lahir, segala perawatan intensif untuk bayi akan dijamin oleh BPJS Kesehatan. Nugroho menambahkan, pendaftaran bayi dalam kandungan hanya bisa dilakukan sejak terdeteksi adanya denyut jantung pada bayi, yang dibuktikan dengan melampirkan surat keterangan dokter atau bidan jejaring yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Pendaftaran bayi yang akan dilahirkan selambat-lambatnya 14 hari sebelum dilahirkan, atau jauh sebelum hari perkiraan lahir (HPL),” imbuhnya.

Dia menjelaskan lebih jauh, bahwa pendaftaran calon bayi hanya berlaku bagi peserta segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU), bukan pekerja (BP) dan khusus untuk peserta pekerja penerima upah (PPU) belaku untuk anak ke empat dan seterusnya. (put/lis)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Warga Minta Ketegasan Kades Tangkil

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Puluhan warga Desa Tangkil Tengah, Kecamatan Kedungwuni kemarin (11/7) mendatangi Kantor Balaidesa menuntut agar pihak Pemerintah Desa segera memperbaiki jalan rusak...

Jalan Tambak Mulyo Rusak Parah

PENGENDARA sepeda motor berjalan melambat untuk menghindari lubang di Jalan Tambak Mulyo Semarang, Jumat (24/2). Musim hujan membuat kondisi jalan tersebut rusak parah dan...

Prihatin Komik Vulgar, Buat Serial Sarat Pesan Moral

RADARSEMARANG.COM - Geliat komik di Indonesia, Semarang punya seorang komikus yang berusaha berkarya sembari berdakwah. Istilahnya, sambil menyelam minum air. Sembari menyalurkan hobi, ia...

Berkomitmen Memberikan Pelayanan Terbaik

Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan Divisi Regional (Divre) VI Jateng-DIY berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, agar kemanfaatan program-programnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Utamanya, bagi...

SMPN 3 Tirto Bebas Banjir Rob

KAJEN - Tiga bulan setelah pembangunan tanggul raksasa di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, ternyata bukan hanya tiga desa, yakni Desa Karangjompo, Desa Tegaldowo dan...

17 Adegan Buat Dukun Tewas Mengenaskan

KAJEN - Eko Budiono,27, warga Dukuh Petungkon RT 02 RW 02, Desa Tembelangunung, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, pembunuh dukun bernama Sugeng, alias Mbah Jaya...