RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Gangguan pemadaman listrik di Kendal mulai menuai keluhan. Pasalnya akhir-akhir ini sering terjadi pemadaman tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Terlebih pemadaman dilakukan dalam waktu lama, sehingga mengganggu aktivitas warga yang ingin menggunakan listrik.

Seperti dikeluhkan Sarwono, warga Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan. Ia mengatakan jika pemadaman listrik didaerahnya kerap terjadi. “Kurang tahu penyebabnya, katanya ada pembenahan kabel listrik,” tuturnya.

Ia mengaku sangat dirugikan, pasalnya sebagai pelanggan dan juga pengusaha rumah makan menjadi terganggu usahanya. “Jadi terkendala, karena biasa masak nasi menggunakan mesin penanak nasi, harus manual menggunakan kompor. Jadi jualan terhambat,” akunya.

Selain itu fasilitas kipas angin di rumah makannya juga menjadi tidak menyala. Alhasil banyak pelanggan yang makan di rumah makannya mengeluhkan kepanasan.  “Kami sudah bayar, tolonglah PLN untuk memberikan layanan yang baik. Jangan mentang-mentang monopoli sebagai satu-satunya pengelola listrik negara,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Manajer PLN Cabang Kendal, Alaudin mengaku meminta maaf atas ketidaknyamaman pelanggan PLN. Ia mengatakan jika gangguan listrik khususnya di area Kendal sering terjadi akibat terkena pohon. “Banyak kabel putus karena tertimpa pohon,” tuturnya.

Pihaknya sebenarnya sudah rutin melakukan kegiatan pengelolaan berupa rabas atau pemotongan rantinga pohon yang mengganggu jaringan listrik. Namun tenaga yang ada masih belum mampu menjangkau banyaknya pohon yang harus diatasi. “Petugas tiap hari rata-rata menangani sekitar 50 pohon,” tandasnya.

Pihaknya berencana akan mengajukan bantuan kepada Pemkab Kendal. Yakni untuk meminta kepada pihak Pemkab membantu melakukan penebangan pohon yang mengganggu jaringan listrik dan lampu penerangan jalan  umum (PJU).

Asisten Manajer Jaringan, PT PLN Area Semarang, Hendra Irawan menambahkan, gangguan listrik padam bisa terjadi selain karena faktor bencana juga karena kondisi trafo yang tidak kuat menahan beban. Hal ini karena adanya penggunaan beban listrik yang berlebihan akibat adanya pencurian listrik.

Pasalnya trafo yang dipasang PLN itu sesuai dengan beban yang ada. “Petugas akan melakukan penyisiran ke semua jaringan untuk mencari kabel-kabel listrik yang ilegal,” ujarnya. (bud/bas)