33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Pemandaman Listrik Dikeluhkan Warga

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Gangguan pemadaman listrik di Kendal mulai menuai keluhan. Pasalnya akhir-akhir ini sering terjadi pemadaman tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Terlebih pemadaman dilakukan dalam waktu lama, sehingga mengganggu aktivitas warga yang ingin menggunakan listrik.

Seperti dikeluhkan Sarwono, warga Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan. Ia mengatakan jika pemadaman listrik didaerahnya kerap terjadi. “Kurang tahu penyebabnya, katanya ada pembenahan kabel listrik,” tuturnya.

Ia mengaku sangat dirugikan, pasalnya sebagai pelanggan dan juga pengusaha rumah makan menjadi terganggu usahanya. “Jadi terkendala, karena biasa masak nasi menggunakan mesin penanak nasi, harus manual menggunakan kompor. Jadi jualan terhambat,” akunya.

Selain itu fasilitas kipas angin di rumah makannya juga menjadi tidak menyala. Alhasil banyak pelanggan yang makan di rumah makannya mengeluhkan kepanasan.  “Kami sudah bayar, tolonglah PLN untuk memberikan layanan yang baik. Jangan mentang-mentang monopoli sebagai satu-satunya pengelola listrik negara,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Manajer PLN Cabang Kendal, Alaudin mengaku meminta maaf atas ketidaknyamaman pelanggan PLN. Ia mengatakan jika gangguan listrik khususnya di area Kendal sering terjadi akibat terkena pohon. “Banyak kabel putus karena tertimpa pohon,” tuturnya.

Pihaknya sebenarnya sudah rutin melakukan kegiatan pengelolaan berupa rabas atau pemotongan rantinga pohon yang mengganggu jaringan listrik. Namun tenaga yang ada masih belum mampu menjangkau banyaknya pohon yang harus diatasi. “Petugas tiap hari rata-rata menangani sekitar 50 pohon,” tandasnya.

Pihaknya berencana akan mengajukan bantuan kepada Pemkab Kendal. Yakni untuk meminta kepada pihak Pemkab membantu melakukan penebangan pohon yang mengganggu jaringan listrik dan lampu penerangan jalan  umum (PJU).

Asisten Manajer Jaringan, PT PLN Area Semarang, Hendra Irawan menambahkan, gangguan listrik padam bisa terjadi selain karena faktor bencana juga karena kondisi trafo yang tidak kuat menahan beban. Hal ini karena adanya penggunaan beban listrik yang berlebihan akibat adanya pencurian listrik.

Pasalnya trafo yang dipasang PLN itu sesuai dengan beban yang ada. “Petugas akan melakukan penyisiran ke semua jaringan untuk mencari kabel-kabel listrik yang ilegal,” ujarnya. (bud/bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Baca Al Quran Sebelum Beraktivitas

Kesibukan menjadi Rektor diakui cukup menguras waktu. Ia mengaku lebih sering menghabiskan waktu dengan karyawan daripada keluarga besarnya. Namun, itu tak lantas menjadi alasan...

Mobil KPU Dibobol Maling

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Keamanan di Jalan Ahmad Yani Wonosobo patut diwaspadai. Mobil dinas plat merah AA 57 F milik KPU Kabupaten Wonosobo menjadi sasaran...

Cinta Budaya Lokal

RADARSEMARANG.COM - DI tengah banyaknya generasi muda yang menggandrungi budaya luar, Randyani Rarasati, justru lebih mencintai budaya tradisional, terutama tarian Jawa. Bagi mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas...

Anak Ibu Tewas Terlindas Truk

UNGARAN-Nahas menimpa Anis Musbiatul, 6, dan ibu kandungnya Lili Musabiatun Nur, 39, warga Gunungpati Semarang, Selasa (28/2) kemarin. Keduanya tewas terlindas truk dalam kecelakaan...

Gunung Tidar dan Stadion Dijaga Ketat

MAGELANG–Sebanyak 1.077 personel keamanan akan mengamankan jalannya peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXXIV di Kota Magelang, 7-9 September. Pengamanan super ketat akan diterapkan, menyusul...

Peminat SMM Untidar Capai 4.890 Orang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Program penerimaan calon mahasiswa baru melalui Seleksi Mandiri Masuk (SMM) Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Minggu (22/7) kemarin, diikuti oleh 4.890 pendaftar....