Pasca Lebaran Ekonomi Menggeliat

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Lebaran di Indonesia selalu menjadi momen fenomenal tahunan  dan sudah menjadi rentetan tradisi dan ritual yang mengikuti perayaan Idul Fitri. Mudik dan liburan panjang memiliki dampak aktivitas ekonomi sangat besar, khususnya di Jawa Tengah, Semarang dan sekitarnya, karena banyak pekerja dari luar negeri dan luar pulau pulang kampung.

“Liburan tahun ini lebih lama dan berdampak pada pertumbuhan penjualan perangkat elektronik dan ponsel secara offline dan online, tahun ini lebih baik daripada tahun lalu,” kata praktisi bisnis ritel elektronik, yang juga Managing Director Superstore Global Elektronik  Semarang, Gouw Andy Siswanto.

Penjualan ritel selalu menunjukkan tren meningkat pasca Lebaran setiap tahun. Pelaku ritel elektronik dan ponsel berstrategi mendongkrak penjualan dengan menggelar pameran, memperbesar potongan harga dan menyediakan hadiah, sehingga ketertarikan masyarakat berbelanja lebih bagus.

Andy menambahkan, melihat animo masyarakat yang membeli perangkat elektronik dan ponsel membludak sejak awal bulan Ramadan, maka harga dan promo pameran HomeTech 2018 diperpanjang hingga Sabtu (30/6).Tujuan memperpanjang ini agar masyarakat memdapatkan produk harga murah, sebelum harga naik.

“Harga elektronik  Juli oleh pabrikan akan naik  8-12 persen. Ini  terkait dengan semester I-2018 kurs dolar Amerika terhadap rupiah belum stabil. Sedangkan pabrik elektronik dalam negeri bahan bakunya masih tergantung impor 70 persen,” tambah Andy di sela-sela pameran kemarin.

Panitia pameran Harwiyono, mengatakan selama pameran berlangsung banyak program  menarik. Peserta pameran seperti Samsung, Sharp, Midea dan lainnya menggelar promo besar besaran dengan cashback hingga puluhan juta rupiah. Selain itu masyarakat juga makin mudah membeli elektronik karena perbankan dan lembaga pembiayaan juga menggelar program cicilian ringan. (tya/zal)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -