Lapas Magelang Diterobos Drone

231

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Lapas 2A Kota Magelang diketahui telah diterobos oleh pesawat tanpa awak atau drone. Padahal, kawasan lapas merupakan kawasan yang tidak diperkenankan adanya penerbangan drone tanpa izin.

Kasubsi Registrasi Lapas 2A Kota Magelang Cahyo S mengatakan, dalam bulan April, ada 3 kali dipergoki adanya drone yang masuk ke kawasan lapas.

“Benar, dalam bulan April kemarin Lapas 2A diterobos drone sebanyak tiga kali dalam satu bulan, yaitu 1 April, 10 April, dan 11 April lalu. Pada saat itu, kami langsung mengontak pihak Polres Magelang Kota apakah menerbangkan drone, dan ternyata pihak kepolisian tidak menerbangkan drone,” tutur Cahyo.

Penjelasan tersebut langsung direspon puhak lapas untuk bersiap menembak jatuh drone tersebut. Namun saat akan ditembak jatuh, drone langsung terbang menuju arah ke Alun-alun Kota Magelang.

Menembak jatuh drone, lanjut Cahyo, diperbolehkan karena drone tanpa izin dilarang memasuki kawasan area seperti lapas, kepolisian, markas tentara dan sebagainya. “Kami tegas, ada drone yang berani terbang maka akan kami tembak jatuh,” tegas Cahyo.

Masuknya drone di kawasan lapas, disinyalir dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Utamanya masuknya barang larangan seperti narkoba melalui drone tersebut.

“Karena melalui drone dimungkinkan terjadinya narkoba yang diselundupkan melalui kaki drone ke dalam sel. Ini yang kami beri perhatian khusus. Kami telah memperketat pengamanan untuk mencegah adanya penerbangan drone selanjutnya. Kami akan langsung ambil tindakan tegas dengan menembak jatuh,,” jelas Cahyo.

Cahyo merinci, pada 1 April drone masuk pada pukul 00.45 WIB dan terpantau melalui area Pos I (sebelah timur lapas) menuju ke dalam area blok B dan C serta terbang rendah di tengah lapangan dalam lapas. Untuk penerbangan kedua pada 10 April, drone masuk pukul 23.00 WIB, melintas di area pos II dan III (sebelah utara lapas) menuju ke dalam area blok B dan C serta terbang rendah di tengah lapangan dalam lapas.

Sedangkan penerbangan ketiga, yaitu 11 April, drone masuk pada pukul 23.30 WIB, terpantau melintas di area Pos II dan III (sebelah utara lapas) menuju ke dalam area blok B dan C serta selanjutnya terbang rendah di tengah lapangan dalam lapas.

“Ketiga waktu kedatangan drone tersebut, ketika diketahui petugas lapas, drone kemudian terbang menghindar menuju arah Alun-alun Magelang. Untuk itu, kami imbau masyarakat atau pemilik drone, jangan main-main menerbangkan drone di kawasan lapas atau kami tembak jatuh dan yang bersangkutan kami kenakan pidana,” tegas Cahyo. (had/ton)