MANFAATKAN LIBURAN : Sejumlah wisatawan nampak asyik melihat fauna yang ada di Taman Marga Satwa Mangkang atau Semarang Zoo saat libur Lebaran lalu. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MANFAATKAN LIBURAN : Sejumlah wisatawan nampak asyik melihat fauna yang ada di Taman Marga Satwa Mangkang atau Semarang Zoo saat libur Lebaran lalu. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Taman Marga Satwa Mangkang atau yang saat ini menjadi Semarang Zoo terus menggenjot fasilitas paska dijadikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) oleh Pemerintah Kota Semarang. Pihaknya memsatikan izin Lembaga Konservasi (LK) selesai tahun ini, sehingga bisa mengoptimalkan koleksi satwa.

Direktur Semarang Zoo, Samsul Bahri Siregar menjelakan, saat ini pihaknya belum bisa menambah atau bertukar satwa dengan kebun binatang lain. Pasalnya Semarang Zoo saat ini belum memiliki izin Lembaga Konsevasi. “Kami belum punya LK, jadi belum bisa menambah satwa ataupun membeli satwa baru. Bahkan bertukar dengan kebun binatang lain pun juga belum bisa,” katanya kemarin.

Namun ditargetkan, tahun ini LK bisa turun. Sehingga klasifikasi fauna yang ada saat ini bisa bertambah dengan cara menukar binatang. Saat ini sendiri ada beberapa jenis binatang  misalnya buaya dan harimau dimana populasinya terlalu banyak. “Jika kebanyakan bisa ditukar, nah ini membutuhkan LK. Tahun ini rencananya bisa turun,” tegasnya.

Selain LK, lanjut Samsul, pihaknya berencana akan melakukan pembangunan wahana baru. Namun ia masih merahasiakan jenis wahana baru tersebut. “Selain itu kami juga meminta agar taman lalu lintas bisa kami kelola, namun masih terkendala belum dilakukannya serah terima kepemilikan,” tandasnya.

Meski belum mendapatkan LK dan belum ada penambahan wahana, pada libur Lebaran kemarin jumlah pengunjung Semarang Zoo mencapai 89 ribu pengunjung dengan jumlah pendapatan sekitar Rp 1,7 miliar dalam 10 hari. “Kami sangat mengapresiasi, pendapatan Rp 1,7 miliar selama libur  Lebaran,” jelas Wakil Wali Kota Semarang, Havearita G. Rahayu, kemarin.

Rencananya, Semarang Zoo akan mengusung konsep wisata seperti Bali Zoo, sehinga nantinya bisa menjadi wisata andalan di Semarang maupun Jawa Tengah. Dimana di dalamnya tidak hanya memamerkan fauna, namun juga dilengkapi dengan wahana bermain lainnya. “Konsepnya akan dibuat seperti Bali Zoo, jadi bisa menjadi wisata andalan di Jawa Tengah,” tambahnya. (den/zal)