Ferry Wawan Cahyono (ISTIMEWA)
Ferry Wawan Cahyono (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-DPRD Jateng mengejar penyelesaian rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) pada tahun 2018 ini. Sebab Perda Trantibumlinmas merupakan landasan umum atau urusan wajib dalam penyelenggaraaan pemerintahan darah di bidang ketertiban umum di Jawa Tengah.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Ketua DPRD Jateng, Ferry Wawan Cahyono. Menurutnya, Raperda ini sebagai acuan atau pedoman untuk perda di daerah. Perda di tingkat daerah disinkronisasi dengan perda yang sudah atau di atasnya. “Ini sangat mendesak dan harus selesai tahun ini. Kami optimistis bisa merampungkannya. Satpol PP tidak akan maksimal peranannya, tanpa ada kerjasama dan partisipasi dari masyarakat,” kata Wakil Ketua DPRD Jateng, Ferry Wawan Cahyono.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jateng, Fuad Hidayat mengatakan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih ada tarik ulur berkenaan dengan tafsir ketertiban umum terkait praktik lapangan. Beberapa kasus atau kegiatan, apakah menjadi wilayah Satpol PP ataukah Polri yang bertanggung jawab terhadap ketertiban umum.

”Sebagai inisiator perda, kami harus membuat ini clear dulu. Sehingga perda ini berjalan dan diimplementasikan melalui proses pengayaan atas sejumlah penyelenggara pemerintahan yang telah berhasil mengimplementasikan perda trantiblinmas daerah,” katanya.

Ia menambahkan, raperda ini nanti untuk penegakan perda provinsi yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Semisal penanganan gangguan ketenteraman dan ketertiban umum lintas daerah kabupaten/kota dalam satu provinsi. “Penegakan perda provinsi serta pembinaan pegawai provinsi,” tambahnya. (fth/ida)