KAWAL KETAT : Petugas Polres Pekalongan saat mengawal logistik Pilgub Jateng, sebanyak 521 kotak suara di 19 Kecamatan, di Kabupaten Pekalongan. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
KAWAL KETAT : Petugas Polres Pekalongan saat mengawal logistik Pilgub Jateng, sebanyak 521 kotak suara di 19 Kecamatan, di Kabupaten Pekalongan. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pendistribusian surat suara di 4 kecamatan di Kabupaten Pekalongan mendapat perlakuan khusus. Sebab empat daerah tersebut rawan bencana. Proses distribusi juga mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Anggota KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal, mengungkapkan, ada 521 kota suara yang sudah didistribusikan ke 19 kecamatan, selama dua hari terakhir. Sehingga semua logistik menjelang H-1 pelaksanaan pemungutan suara, sudah bisa dikirim ke desa masing-masing.

Abi Rizal juga mengatakan bahwa dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan, ada 4 kecamatan yang mendapatkan perlakuan khusus, yakni Kecamatan Petungkriyono, Lebakbarang, Kandangserang dan Paninggaran, karena kecamatan tersebut termasuk daerah rawan bencana, seperti longsor.

“KPU sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, terkait daerah rawan bencana dan untuk pendistribusian logistik Pilgub Jateng ke desa-desa akan dilakukan dari kecamatan pada H-1 nanti,” kata Abi.

Abi menjelaskan, jumlah pemilih di Kabupaten Pekalongan, mencapai 715.665 pemilih, sedangkan jumlah surat suara 734.298.

“Jumlah surat suara sebesar itu, dengan perhitungan rumus surat suara sama dengan jumlah pemilih di tiap TPS ditambah 2,5 persen,” jelas Abi.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, menegaskan pihaknya menerjunkan personel dengan senjata lengkap untuk mengawal pendistribusian surat suara. Dalam pengawalan ini, Polres Pekalongan tidak mau kecolongan akan kejadian, yang dapat menghambat pelaksanaan Pilgub Jateng Rabu (27/6) besok.  Setiap truk pengangkut logistik ditempatkan 1 personel bersenjata lengkap.

“Pengawalan ini sesuai SOP. saya tekan juga pada anggota untuk jangan lengah, selalu waspada, ingatkan sopir jangan membuat rute sendiri dan jangan segan-segan bertindak tegas dan terukur, apabila terjadi hal yang mengancam diri dan logistik Pilgub,” tegas Kapolres Pekalongan. (thd/zal)