Desak Percepatan Pembangunan Bandara Blora

536

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-DPRD Jateng mendesak percepatan pembangunan Bandara Ngloram di Blora. Hal itu agar bisa segera dioperasikan dan memberikan manfaat.

Wakil Ketua Komisi E Hadi Santoso, mengatakan pembangunan bandara sebaiknya diselesaikan secara cepat. “Kami sudah memantau langsung. Saat ini, pembangunan bandara masih menunggu rencana induk (master plan) dan rencana induk pengembangan (RIP),” katanya.

Ia mengharapkan, dalam proses tunggu tersebut ada aksi-aksi lain. Misalnya, perbaikan akses jalan masuk di sekitar masyarakat, sehingga di saat RIP dan master plan turun, semua bisa selesai bersamaan dan segera dimanfaatkan. “Masyarakat sudah menunggu dan jika dibangun akan berdampak bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Anggota Komisi D DPRD Jateng, Ngainirricardl mengatakan, dalam pembangunan harus ada yang namanya sosialisasi terhadap masyarakat sekitar proyek pembangunan. Hal ini sangat perlu dilakukan agar dalam proses pembangunan dan pengembangan masyarakat tidak terganggu serta tidak ada bentrok dengan pemerintah daerah. “Sosialisasi harus terus dilakukan. Karena takutnya ada bentrok saat proyek pembangunan ini berjalan,” tambahnya.

Dalam pembangunan bandara ini masih menunggu desain dari Kementerian Perhubungan. Soal rencana induk diakuinya sudah ada, hanya menunggu RIP yang dijadwallkan selesai pada 2019. Proses awal bantuan dari pemerintah pusat yaitu adanya biaya pembangunan pagar sementara untuk pinggir-pinggir jalan bandara demi memisahkan lahan bandara dan permukiman untuk keselamatan.

Sebagaimana diketahui Pemerintah Kabupaten Blora serius menindaklanjuti rencana pengaktifan kembali Bandara Ngloram di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Blora. Semester pertama tahun ini, ditargetkan peletakan batu pertama. Tahun ini penyusunan perencanaan proyek dengan anggaran senilai Rp 5 miliar. Anggaran itu antara lain untuk pembuatan master plan, Detail Engineering Design (DED), analisis dampak lingkungan (amdal), penyusunan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) dan perencanaan yang lain. (fth/ida)