33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

70 Pemudik Terjebak Longsor

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sebanyak 70 pemudik yang akan balik ke Jakarta, dengan menggunakan 4 unit mobil travel, dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, tertahan longsor yang terjadi di Desa Sidomulyo.

Setelah hujan mengguyur Desa Sidolmulyo selama dua jam, pada Sabtu (23/6) siang, tiba-tiba terjadi longsor di Desa Sidomulyo. Tak jauh dari lokasi longsor yang sebelumnya pernah terjadi.

Akibatnya, 70 penumpang baru melanjutkan ke Jakarta, pada Minggu (24/6) siang. Setelah warga desa sekitar membersihkan material tanah dan batu yang menutupi jalan Desa Sisomulyo sepanjang 50 meter. Jalan tersebut adalah satu-satunya akses untuk menuju Kecamatan Kajen, lalu ke Pantura Kabupaten Pekalongan.

Waryo,40, salah satu penumpang yang akan balik ke Jakarta, mengungkapkan, saat longsor terjadi, 70 warga Desa Sidomulyo sudah hendak berangkat ke Jakarta dengan menggunakan 4 mobil travel, namun karena salah satu jalan utama Desa Sidomulyo  tertutup longsor, maka perjalanan ke Jakarrta ditunda.

“Ada 70 penumpang yang akan ke Jakarta, harus ditunda pemberangkatannya, hingga jalan bisa dilalui kendaraan roda empat,” ungkap Waryo.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Djatmiko, mengatakan bahwa Desa Sidomulyo merupakan salah satu desa yang rawan longsor. Bahkan longsor serupa juga pernah terjadi pada bulan Mei kemarin.

Menurutnya jalan Desa Sidolmulyo, kini sudah bisa dilalui kendaraan roda empat.“Memang pembesihan jalan yang tertutup material longsor dilakukan secara manual sehingga agak lama, dengan pertimbangan yang penting jalan bisa dilalui dulu khususnya untuk pemudik yang akan balik ke Jakarta. Kami akan memantau terus kondisi di Lebakbarang, kami imbau warga agar tetap waspada ketika hujan turun,” kata Bambang. (thd/zal)