Gadaikan Rumah untuk Ongkosi Saksi

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto buka kartu soal minimnya anggaran kampanye yang dimiliki pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah. Bahkan untuk menutupi kebutuhan konsumsi saksi yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Sudirman sampai menggadaikan rumahnya.

“Kita ini benar-benar paket hemat lah. Pak Dirman saja sampai menggadaikan rumahnya untuk ngongkosi konsumsi saksi di TPS-TPS,” kata Prabowo dalam sambutannya di acara Halal bi Halal H Prabowo Subianto dengan masyarakat Jawa Tengah di Semarang, Sabtu (23/5).

“Saya sendiri gimana ya. Mau usaha susah, cari kredit gak dikasih, jadi saya terpaksa minta bantuan ke masyarakat,” ucap Prabowo lagi.

Usai acara Halal bi Halal, Pak Dirman yang juga hadir pada kesempatan itu membenarkan apa yang disampaikan Prabowo. Menurutnya, itu sebagai bentuk kesungguhan dan tanggung jawab karena dirinya sudah masuk dalam proses yang memakan biaya tidak murah.

“Saya berterima kasih kepada seluruh relawan dan donatur yang telah memberi dukungan tanpa pamrih. Mereka sudah bekerja keras dan harus di-support pada hari H pencoblosan untuk menjaga suara,” terang Pak Dirman.

Pak Dirman menyampaikan alasan lainnya kenapa dirinya sampai menggadaikan rumah. Yakni, sumbangan dari para sahabatnya sudah maksimal. Selain itu dirinya ingin menjaga agar sumber pendanaan benar-benar dari penyumbang tanpa pamrih yang tidak mengikat.

“Kita menghindari politik transaksional. Kita harus gunakan sumber-sumber dana yang tidak mengikat. Sehingga pemerintahan ke depan berjalan tanpa beban, lebih leluasa, dan fokus pada program memakmurkan rakyat,” tandas Pak Dirman. (har/ton)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -