33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

Asyik Belajar Seni Budaya dengan “Permen Karet”

Another

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

RADARSEMARANG.COM – PEMBELAJARAN yang menyenangkan merupakan impian bagi peserta didik. Guru yang menyenangkan menjadi idola. Namun apa yang terjadi jika kelas tidak lagI sesuai dengan harapan? Atau bagaimana jika pemilihan metode tidak tepat dengan materi yang akan disampaikan? Pengetahuan musik yang begitu banyak, jangka waktu KBM (kegiatan belajar mengajar) yang sedikit, hanya orientasi pada ketercapaian materi menyebabkan terjadinya kejenuhan dalam belajar.

Seni budaya di dalamnya terdapat berbagai cabang seni, yaitu seni rupa, seni musik, seni tari, seni sastra dan seni drama. Semua cabang terdapat keterampilan dan pengetahuan, di mana keduanya adalah hal yang tak dapat dipisahkan. Kecenderungan peserta didik lebih suka pada saat praktik dalam bermusik, baik bernyanyi maupun dalam memainkan alat musik. Sebaliknya untuk pengetahuan musik peserta didik masih banyak yang kurang tertarik. Suasana kelas menjadi kurang menyenangkan pada saat pembelajaran dengan materi2– materi pengetahuan musik/ teori musik. Sekalipun media yang digunakan sudah menggunakan teknologi dan multimedia.

Kemudian muncul sebuah pertanyaan “apa yang harus saya lalukan suapaya peserta didik senang dengan pengetahuan musik?” Pada akhirnya sebuah gagasan yang penulis sebut “Permen Karet atau permainan menggunakan kartu kwartet.

Kartu kwartet ini dibuat oleh guru, di mana kartu – kartu tersebut berisikan pengetahuan musik mancanegara di Asia yang dibuat seperti kartu kwartet pada umumnya dengan satu tema dari masing – masing kelompok kartu. Terdapat 10 tema dengan jumlah kartu 40. Beberapa tema yang ada adalah ragam musik, karya musik, alat musik, ciri – ciri alat musik dan unsur – unsur musik.

Semua disusun dalam sebuah kartu lengkap dengan gambar dan pengetahuan singkat tentang materi yang dipelajari. Permainan kartu menjadi pilihan karena kartu sangat familiar dan digemari, bukan hanya anak, namun orangtua juga menyukai permainan kartu ini. Kartu kuartet yang dibuat ini di dalamnya dilengkapi dengan gambar – gambar sesuai tema yang disajikan lengkap dengan keterangan – keterangan dengan gambar yang menarik, jelas, dan kaya warna.

Setiap kelompok yang beranggotakan empat orang dengan aturan permainan yang telah ditulis memainkan sampai ada yang memenangkan pertandingan yang ditandai dengan terkumpulkan empat kartu sesuai dengan tema. Setelah itu, setiap peserta yang menang ataupun yang kalah menuliskan rangkuman dari kartu yang mereka dapatkan.

Dalam permainan ini, peserta didik diharuskan membaca setiap kartu yang mereka dapat. Kemungkinan mendapatkan kartu yang sama akan berulang dan dengan demikian pengetahuan yang didapatpun akan sering dan memudahkan peserta didik dalam memahami sebuah materi. Suasana menyenangkan terlihat ketika peserta didik mulai memainkan setiap kartu yang ada di tangan mereka. Ekspresi yang beragam terlihat ada yang senang karena kemenangan, dan ada pula yang kecewa karena sampai berkali – kali tidak pernah menang. Ketelitian dan memanfaatkan peluang menjadi bagian penting dalam permainan ini.

Aktivitas peserta didik menjadi lebih baik setelah “permen karet” ini diterapkan. Peserta didik juga sudah mulai berani bertanya ketika mengalami kebingungan baik dengan rule permainan maupun tentang materi. Kejenuhan dalam kegiatan belajar-mengajar juga  membaik, dan suasana asyik terlihat dalam setiap kegiatan. Dan pada akhirnya pengetahuan musik tidak lagi membosankan. Evaluasi berupa ulangan tertulis dikerjakan oleh peserta didik dengan capaian hasil belajar yang baik. Tidak hanya hasil belajar, pendidikan  karakter yang muncul dalam kegiatan ini juga tampak. Peserta didik belajar menerima kekalahan (berjiwa satria). Keingintahuan yang besar dan gemar membaca akan sebuah pengetahuan. Berkesinian yang benar memberikan kontribusi yang besar dalam pembentukan karakter. Bukan hal yang mustahil membuat kelas menjadi asyik. Pemilihan metode yang tepat mampu menjadikan kelas menjadi menyenangkan. (igi2/aro)

Guru Seni Budaya SMP Negeri 10 Salatiga

Latest News

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

More Articles Like This

Must Read

Identifikasi Perilaku Mirip Tersangka

MUNGKID—Kasus tewasnya Kresna Wahyu Nuracmad, 15, oleh rekannya sendiri membuat SMA Taruna Nusantara melakukan sejumlah langkah antisipasi. Pihak sekolah akan men-screaning kembali para siswa...

Jateng Sasaran Narkoba Thailand

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wilayah Jawa Tengah rupanya menjadi sasaran penyelundupan narkotika dari negara-negara tetangga, terutama Thailand. Hal ini terbukti dari banyaknya pengungkapan kasus narkotika...

Promosikan Batang di APKASI Otonomi Expo 2018

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA - Kabupaten Batang gencar promosi berbagai produk unggulannya di berbagai kesempatan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan investasi dan peningkatan wisata. Salah satunya...

Napak Tilas Haji sebagai Wisata Rohani

Umrah, selain beribadah, kita juga sekaligus melaksanakan wisata rohani. Karena kita juga mendapat kesempatan mengunjungi beberapa tempat yang bersejarah di Makkah dan Madinah. ENI SUSULOWATI HAL...

Investasi Pendidikan Adalah Investasi Moral

ADA dua kalimat yang saya ingat ketika masih kecil. Orang tua sering mengatakan “le sekolah sing bener yo besuk ben dadi wong pinter !”...

Jelang Lebaran, Toko Emas Diserbu Pembeli

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Menjelang lebaran, sejumlah toko emas dan bank di wilayah Kabupaten Pekalongan diserbu pembeli dan nasabah, oleh karena itu mulai Senin (11/6)...