RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Pemkab Demak bekerjasama dengan pemerintah pusat ikut menentukan keberadaan rest area jalan tol Semarang-Demak . Rencananya, rest area tersebut akan diletakkan di kawasan Pantai Morosari, Kecamatan Sayung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkab Demak Doso Purnomo menjelaskan, adanya rest area tersebut akan mendukung pengembangan wisata Pantai Morosari. Sebab, di wilayah itu nanti akan dibangun jalan tol yang juga difungsikan sebagai tanggul penahan gelombang abrasi dan rob. “Tanggul tol nanti akan berdampak baik bagi wilayah Sayung ini,” Doso, Jumat (22/6).

Dia menambahkan, pembangunan jalan tol tidak akan mempengaruhi jumlah pengunjung di Pantai Morosari. Apalagi, jika dibangun rest area di lokasi tersebut.

Rencananya, konstruksi pembangunan tanggul laut yang juga difungsikan sebagai jalan tol Semarang-Demak akan dimulai pada 2019. Sedangkan, pada 2018 ini akan dilakukan proses lelang pembangunan tol tersebut. Diharapkan, adanya tol Demak-Semarang dapat menjadi sarana penyelesaian bencana abrasi dan rob di ujung barat Kabupaten Demak tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Demak Wahyu Tri Hapsari berharap, jalan tol Semarang-Demak bisa segera terwujud. Keberadaan jalan tol diharapkan bisa mengurangi beban jalur padat Pantura. Perjalanan juga bisa lebih cepat dan menghemat waktu. “Apalagi, jalur Pantura itu kemacetan juga disebabkan oleh banjir rob yang terjadi setiap saat,” katanya. (hib/ton)