Besi Pembatas Tol Menembus Hingga Kaca Belakang

464
RINGSEK : Mobil Ayla bernopol A 1766 FR menabrak pembatas jalan tol, tepatnya di jalur tol fungsional Desa Sijeruk, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
RINGSEK : Mobil Ayla bernopol A 1766 FR menabrak pembatas jalan tol, tepatnya di jalur tol fungsional Desa Sijeruk, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Diduga mengantuk, sebuah mobil Ayla bernopol A 1766 FR yang dikemudikan Hadi Kuncoro, 48, warga Perum Bumi Ciruas, Kota Serang, menabrak pembatas jalan tol, tepatnya di KM 325, jalur Desa Sijeruk, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jumat (22/6).

Laju kendaraan diduga cukup kencang, mengingat kerusakan mobil cukup parah. Kap depan ringsek, kaca depan belakang pecah.

Kasat Lantas Polres Pekalongan, AKP Bobby Anugrah Rachman, menjelaskan meski mobil dalam kondisi rusak berat, namun tidak ada korban jiwa, hanya luka berat pada pengemudi dan luka ringan pada ibu dan anak.

“Korban mengalami luka-luka dan sudah mendapat penanganan medis di rumah sakit RSUD Kraton, pengemudi yang luka agak berat, anak dan ibunya hanya luka ringan saja,” kata AKP Bobby Anugrah Rachman.

Kasatlantas juga mengatakan bahwa kecelakaan tunggal terjadi akibat pengemudi mengantuk, namun dipaksakan terus. Mobil menghantam potongan besi pembatas jalan tol, dengan lebar 40-an cm dan panjang lebih dari 2 meter masuk ke dalam mobil, dari kaca depan hingga tembus kaca bagian belakang.

“Tadi sudah kita mintai keterangan. Pengemudi mengantuk dan menabrak pagar pembatas. Mereka satu keluarga dari Madiun tujuan Serang, Banten,” kata Kasatlantas.

AKP Bobby Anugrah juga menegaskan bagi pengemudi untuk tidak memaksakan melanjutkan perjalanan, bila kondisi fisik pengemudi maupun kendaraan kurang sehat, karena menempuh perjalanan jauh.

“Sebelum melakukan perjalanan jauh, sebaiknya cek kondisi kendaraan. Dan yang terpenting jangan terus melanjutkan perjalanan bila mengantuk. Beristirahatlah bila mengantuk di rest area yang disediakan,” tegas Kasatlantas.

Diketahui, pengemudi Hadi Kuncoro,48, luka agak berat hingga saat ini masih dirawat di ruang UGD, sedangkan Ismiyatun,49, serta Rafizar Firduyansyah,11, masih menjalani rawat inap di RSUD Kraton. Mereka satu keluarga warga Perum Bumi Ciruas Permai I Blok C IV, Kelurahan Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kota Serang Kabupaten Banten. (thd/zal)

Silakan beri komentar.