RAZIA: Petugas Lapas Semarang razia kamar Abimanyu dan Bima yang dihuni WBP perkara narkoba dan pidana umum. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAZIA: Petugas Lapas Semarang razia kamar Abimanyu dan Bima yang dihuni WBP perkara narkoba dan pidana umum. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1, Kedungpane Semarang, menggelar razia dadakan di blok Abimanyu dan Bima yang dihuni narapidana (napi) perkara narkotika dan pidana umum.

Razia tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Semarang, Dadi Mulyadi bersama tim gabungan dari pejabat struktural dan pegawai staf berjumlah 50 personel. Oleh petugas, kamar-kamar tersebut digeladah dengan seksama, sarung-sarung yang berseliweran sebagai penutup ruang kamar dicek.

“Sengaja digeledah masih dalam suasana Lebaran, tujuannya agar tetap waspada dan Lapas netral terhadap barang-barang larangan,” kata Dadi Mulyadi disela-sela penggeledahan, Kamis (21/6).

Penggeledahan dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang peningkatan kewaspadaan pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah serta menjelang Pemilu di Lapas.

“Dalam penggeledahan kami temukan sejumlah barang yang terbuat dari logam seperti sendok, garpu, panci dan magic com,” jelasnya.

Kepala Seksi Bimkemas Lapas Semarang, Ari Tris Ochtia Sari menambahkan, razia tersebut dilakukan agar Lapas bisa bebas dari narkoba, handphone dan barang terlarang lainnya. Sehingga keamanan dan ketertiban dapat tetap tercipta. Pihaknya memastikan akan memberikan sanksi atau hukuman bagi pemilik benda-benda tersebut, mulai sanksi administrasi hingga tidak boleh menerima kunjungan dalam waktu tertentu.

“Sanksi tergantung dari bobot pelanggaran, kami akan data siapa saja yang harus bertanggungjawab, selanjutnya akan diberi hukuman yang sifatnya pembinaan,” imbuhnya. (jks/zal)