PORAK PRANDA: Rumah warga di Dusun Brodjojito Desa Pakis Kecamatan Beringin yang rusak parah karena diterjang puting beliung. (DOK BPBD KABUPATEN SEMARANG)
PORAK PRANDA: Rumah warga di Dusun Brodjojito Desa Pakis Kecamatan Beringin yang rusak parah karena diterjang puting beliung. (DOK BPBD KABUPATEN SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Angin puting beliung memporak-porandakan rumah warga di Dusun Brodjojito Desa Pakis Kecamatan Bringin, Rabu (20/6) sekitar pukul 18.00 WIB. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang Heru Subroto mengungkapkan, angin puting beliung tersebut menerjang empat rumah warga.

“Untung tidak ada korban jiwa,” ujar Heru, Kamis (21/6).

Warga yang rumahnya diterjang puting beliung adalah Toyo, Sutris, Slamet, dan Ruspan. Meski tidak memakan korban jiwa, namun kerugian dalam peristiwa tersebut mencapai puluhan juta rupiah.

Heru menjelaskan, angin kencang tersebut merusak bagian belakang rumah Slamet hingga rusak atapnya. Kandang yang ada di pelataran belakang rumah juga ikut disapu puting beliung. Kemudian, rumah milik Toyo kerusakannya mencapai 40 persen. Atap rumah Toyo yang terbuat dari asbes hancur.

Sementara itu, rumah Sutris yang merupakan Kadus Brodjojito hanya mengalami kerusakan pada genting teras rumah yang pecah. “Rumah Ruspas juga hanya 30 persen kerusakan yaitu asbes garasi pecah,” katanya.

Dijelaskan Heru, korban untuk sementara diungsikan ke rumah saudara masing-masing. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir korban seandainya ada puting beliung susulan.

Kepada masyarakat, Heru berpesan supaya tetap waspada. Ketika ada angin cukup kencang, masyarakat disarankan untuk tidak berada di dalam bangunan atau di bawah pohon yang bisa roboh. (ewb/ton)