5 Hari Tak Pulang, Ditemukan Tewas di Sungai

239
EVAKUASI : Petugas SAR mengevakuasi Asmai. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
EVAKUASI : Petugas SAR mengevakuasi Asmai. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Seorang kakek bernama Asmai, 85, warga Muntal Kelurahan Mangunsari, ditemukan meninggal di aliran sungai Kedung Wadas RT 1 RW 5 Kelurahan Patemon Gunungpati, Kamis (21/6) sekitar pukul 08.30.

Tubuh Asmai, ditemukan mengapung di aliran sungai dan sudah menimbulkan bau tak sedap. Ditemukan oleh Badowi dan Nursalim yang tak lain tetangga korban yang telah berupaya melakukan pencarian selama berhari-hari.

Kasiman, tetanga korban mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, Asmai meninggalkan rumah sejak Minggu (17/6) sekitar pukul 02.00 dinihari. Namun setelah itu, Asmai tidak kembali rumah.

“Ada tetangga yang melihat, dia (Asmai) pulang rumah, terus keluar ke musala sampai pagi kok nggak pulang, terus dicari,” terangnya.

Menurutnya, korban diduga hendak melihat sawah miliknya. Sebab, dari keterangan pihak keluarga, korban sering keluar rumah jalan-jalan sendirian dengan alasan ingin melihat sawahnya.

Anggota Polsek Gunungpati dan Unit Inafis Polrestabes Semarang yang mendapat laporan langsung menuju lokasi kejadian. Setelah dilakukan identifikasi, jasad Asmai langsung dievakuasi. Kemudian jenazah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban,” kata Kapolsek Gunungpati, Kompol Budi Abadi dilokasi kejadian. (mha/zal)