RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Debat terbuka pasangan calon (Paslon) gubernur-wakil gubernur Jateng 2018 masuk babak akhir. Debat bertemakan Demokrasi, Hukum, dan Kawasan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 ini, akan dilaksanakan di Patra Jasa Convensional Hall Semarang, hari ini, Kamis malam (21/6) pukul 19.30.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Diana Ariyanti menjelaskan, tema tersebut sengaja dipilih untuk menggali program-program kerja pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen dan Sudirman Said-Ida Fauziyah. Debat terakhir ini, diharapkan semakin meyakinkan warga Jateng dalam memilih pemimpin lewat visi-misi yang dibawa oleh masing-masing paslon.

“Tema-tema di setiap debat, dari debat pertama sampai yang ketiga ini, sudah ditetapkan sejak Februari lalu sebelum proses penetapan paslon. Yakni, dengan 4 sub tema, pembudayaan demokrasi Pancasila, kepemimpinan, penegakan peraturan daerah dan penataan kawasan yaitu isu lingkungan yang terjadi di Jawa Tengah,” katanya.

Penetapan tema tersebut, lanjutnya, dibahas lewat Forum Group Discussion (FGD). Terhitung ada 15 pakar di setiap bidang yang menjadi persoalan di Jateng. “Dari FGD tersebut, muncul tiga tema. Tinggal mana yang dikeluarkan di debat pertama, kedua, atau ketiga,” jelasnya.

Terkait jumlah hadirin, total ada 440 orang yang terdiri atas 240 orang undangan KPU, 100 orang pendukung dari paslon Ganjar-Yasin, dan 100 orang pendukung paslon Sudirman-Ida. Lokasi masuk para pendukung akan dipisah dan disiapkan juga dua titik nonton bareng untuk pendukung yang tidak bisa masuk ke ruang debat. “Rencananya, paslon nomor urut 1 akan datang ke lokasi pukul 18.00. sementara paslon nomor urut 2 baru datang pukul 18.15,” jelasnya.

KPU Jateng sendiri, imbuhnya, memanfaatkan tahapan debat tersebut untuk mengedukasi 27 juta pemilih untuk memilih calon pemimpin Jawa Tengah, tanpa salah pilih. Karena itu, pihaknya menginstruksikan kepada KPU di 35 kabupaten/kota untuk menggelar nonton bareng sebagai upaya mensosialisasikan calon gubernur kepada masyarakat. “Melalui dari debat pertama hingga akhir ini, kami menginstruksikan 35 kabupaten/kota, 573 kecamatan, dan 8.559 desa/kelurahan untuk nonton bareng debat Pilgub ini,” terangnya.

Pada Pilgub Jateng 2018 ini, tandasnya, KPU menargetkan 77,5 persen pemilih dapat memberikan suaranya ke TPS masing-masing. “Kalau Pilgub 2013 lalu hanya 53 persen, kami menargetkan naik menjadi 77,5 persen. Semua upaya sosialisasi sudah kami lakukan sampai tingkat RT/RW hingga memberikan undangan ke TPS masing-masing,” tambahnya. (hid/ida)