33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Tiga Tersangka, Amankan Ratusan Pil Thryhex

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Aparat Satnarkoba Polres Demak berhasil menangkap tersangka pengedar narkoba. Yaitu, Danu Riza, 18, warga Tlogorejo, Kecamatan Karangawen, Wikanto, 23, warga Desa Kalisari, Kecamatan Sayung, dan Fajri Tamam, 20, warga Desa Tlogorejo, Kecamatan Karangawen. Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti (BB) dari tersangka Danu berupa sebuah kantong plastic, 42 bungkus plastic klip kecil berisi pil warna putih berlogo Y dengan 10 butir.

Sedangkan, total BB pil yang ada sebanyak 420 butir. Selain itu, diamankan sebungkus bekas rokok dan HP warna gold. Sedangkan, dari tangan tersangka Wikanto, polisi menyita BB berupa 29 plastik berisi 290 butir pil warga putih berlogo Y. kemudian, sebuah kotak kayu, 7 botol plastik tempat obat, 2 bungkus bekas rokok dan HP lainnya. Dari tersangka Fajri didapatkan BB berupa 14 bungkus plastic berisi 140 butir pil, 2 kantong plastic transparan dan sebungkus bekas rokok.

Wakapolres Demak Kompol Ibnu Bagus Santoso mengatakan, para tersangka melakukan aksinya dengan modus sebagai pengedar. Caranya adalah menjual obat berbahaya jenis thryhexphenidhil hcl. “Mereka kita tangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,”ujar Wakapolres. Peristiwa penangkapan para tersangka diawali dari tersangka Danu alias Kaper di Desa Tlogorejo, Kecamatan Karangawen.

Badan tersangka digeledah dan ditemukan sejumlah BB tersebut. Dari pemeriksaan Danu, kemudian polisi mengembangkan kasus tersebut dan menangkap Wikanto beserta BB yang ada. Rumah pelaku digeledah dan ditemukan BB tersebut.

Berdasarkan keterangan Wikanto, pil thryhex tersebut juga ia jual dengan keuntungan Rp 30 ribu per box berisi 100 butir. “Beli perbox Rp 100 ribu dan dijual Rp 130 ribu,” katanya.

Sedangkan, keuntungan yang diperoleh Danu dan Fajri sebesar Rp 5 ribu per 10 butir pil. Mereka beli Rp 15 ribu perklip plastik dan dijual Rp 20 ribu. “Para pelaku kami kenakan pasal 197 subsider pasal 196 dan 198 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman pidananya 15 tahun dan denda Rp 1,5 miliar,” katanya. (hib/ida)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Angka Kemiskinan Diharapkan Jadi Single Digit

SEMARANG – Upaya menekan angka kemiskinan di Jateng yang masih di kisaran 13 persen diharapkan menjadi prioritas pasangan Gubernur-Wagub Jateng, Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko di...

Gaungkan Ayo Olahraga

MAGELANG - Pameran Gebyar Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-34 di Alun-Alun Kota Magelang dibuka oleh Wakil Wali Kota Magelang, Widarti Agustina, kemarin. Kegiatan ini akan...

Nelayan Jateng Diminta Tak ke Mimika

SEMARANG – Legislator Jateng meminta nelayan dari provinsi ini tidak melakukan penangkapan ikan di perairan sekitar Mimika, Papua hingga situasinya kondusif. Saat ini situasi...

Makam Diuruk, Warga Marah

SEMARANG - Ratusan warga di empat RW Kelurahan Tawang Mas, Kecamatan Semarang Barat kemarin menghentikan beghu yang digunakan untuk meratakan tanah pemakaman Tawang Ngaglik....

Flawless Make Up untuk Hari Raya

SEMARANG – Riasan ringan namun tetap mempesona bisa menjadi pilihan untuk bersilaturahmi di Hari Raya. Pengaplikasian warna-warna lembut menjadikan wajah terlihat lebih cerah di...

Bidik Kasus Korupsi Bansos

TEMANGGUNG—Polres Temanggung tengah menyidik kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos). Belum ada tersangka dalam kasus tersebut. “Kami baru berjalan, mudah-mudahan dalam minggu ini, ekspose...