Perahu Wisata Mogok di Tengah Laut, Penumpang Panik

358
MESIN MOGOK : Perahu wisata yang mogok di tengah laut Pantai Logending ditarik speedboat Satpol Polairud Polres Kebumen karena mengalami mesin mogok. (DOK HUMAS POLRES KEBUMEN)
MESIN MOGOK : Perahu wisata yang mogok di tengah laut Pantai Logending ditarik speedboat Satpol Polairud Polres Kebumen karena mengalami mesin mogok. (DOK HUMAS POLRES KEBUMEN)

RADARSEMARANG.COM, KEBUMEN-Momen libur Hari Raya Idul Fitri, banyak digunakan warga masyarakat untuk berkumpul dengan sanak famili. Berwisata juga menjadi pilihan. Salah satunya di Pantai Logending Kabupaten Kebumen.

Perahu wisata merupakan salah satu wahana yang diminati wisatawan. Dengan membayar Rp 10.000 per orang, mereka diajak menyusuri pantai selatan Pulau Jawa selama sekitar 10 menit.

Namun keceriaan penumpang salah satu perahu wisata di Pantai Logending tiba-tiba berubah menjadi kepanikan, Minggu (17/6) sekitar pukul 13.30 WIB. Sebab, mesin perahu mogok ketika berada di tengah laut.

Perahu dengan kapasitas 20 penumpang  yang dikemudikan Bahesta, warga Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen tersebut sempat terkatung-katung di tengah laut. Tentu saja kondisi ini membuat penumpangnya panik. Sekitar 15 menit perahu tersebut terombang-ambing ombak di tengah laut.

Beruntung, saat itu melintas regu patroli Satpol Polairud Polres Kebumen. Melihat ada perahu yang mogok, speedboat yang dikemudikan Aiptu Sunarkristo bersama Brigadir Uun Raharjo dan Brigadir Wahyono segera mendekat. Perahu tersebut kemudian ditarik speedboat hingga menepi ke dermaga.

“Mereka (penumpang) sempat panik. Sehingga, begitu kita datang ke lokasi perahu mogok, mereka senang sekali. Itu saat kita melakukan patroli rutin,” jelas Sunarkristo, Selasa (19/6).

Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kabag Ops Polres Kebumen AKP Cipto Rahayu menjelaskan, selain rutin melakukan patroli di darat, pihaknya juga rutin melakukan patroli perairan yang dirawat oleh Sat Polairud.

Sementara jajaran Polisi Pariwisata (Polpar) Polres Kebumen juga menyisir sejumlah lokasi wisata pantai. Petugas menggunakan pengeras suara memberikan imbauan kepada wisatawan untuk tidak mandi di tengah laut. Sebab wisata pantai di Kebumen tergolong rawan bahaya karena ombaknya besar.

“Kemungkinan terseret sangat besar. Jadi kita terjunkan Polpar untuk mengimbau para pengunjung pantai,” kata Cipto Rahayu.

Sebelumnya, seorang pelajar berinisial IB, 14, warga Desa Kedungbulus Kecamatan Sempor Kebumen terseret ombak pada Sabtu (16/6) sore. Beruntung pada kejadian itu, IB berhasil diselamatkan. (jpg/ton)