Obat Kuat Dosisnya Tinggi

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM – MASYARAKAT harus waspada ketika hendak menggunakan obat kuat. Karena jika salah, bukannya kuat di ranjang, tapi justru bisa berisiko kematian bagi pria yang mengonsumsi obat-obatan untuk meningkatkan gairah seks tersebut. Sebab, obat kuat dosisnya sangat tinggi, dan tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Semua obat kuat juga tidak memiliki izin dari BPOM, karena memang dosisnya sangat tinggi.

“Semua jenis obat kuat, memiliki efek negatif bagi yang mengonsumsi. Jadi jangan sembarangan,” kata Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik, Dr Andi Sugiarto SpRM.

Andi menjelaskan, obat kuat tetap tidak dianjurkan dikonsumsi sembarangan tanpa resep dokter. Apalagi bagi pria yang punya penyakit jantung dan sedang menggunakan obat-obatan nitrat seperti nitrogliserin untuk mengatasi penyakitnya. “Semua obat kuat di pasaran tidak melewati pemeriksaan Badan POM. Jadi, risikonya sangat besar,” tambahnya.

Dr Andi Sugiarto memberikan tips bagi yang tetap ingin mengoonsumsi obat kuat tersebut. Tidak masalah asalkan mengetahui kondisi stamina tubuh masing-masing dan tidak berlebihan. Terutama bagi anak-anak muda yang masih di bawah usia 40 tahun, masih aman. Asalkan mengkonsumsinya tidak berlebihan dan tidak setiap hari. “Tapi meski aman ya tetap tidak bisa dikonsumsi sembarangan, harus selektif,” tandasnya.

Selain itu, mereka yang mengkonsumsi juga dalam kondisi sehat, misalnya tidak sakit dada, tidak sesak nafas atau ngos-ngosan saat berjalan, serta tidak meminum obat tekanan darah tinggi dan lainnya. Karena risikonya sangat besar, bagi yang tidak dalam kondisi sehat apalagi tidak usia muda lagi.

“Kalau usia di bawah 40 masih tergolong aman, tapi tetap harus hati-hati. Tapi masalahnya, terkadang mengonsumsi tidak cukup satu butir, itu yang berbahaya,” tegasnya.

Meski begitu, Dr Andi Sugiarto menyarankan agar tidak mengonsumsi obat kuat, apalagi bagi yang berusia tidak muda lagi. Ia membagi tips agar pria bisa tetap perkasa di ranjang dan semakin dicintai istri. Mengonsumsi makanan berprotein seperti ikan, telur, daging sapi dan sejenisnya merupakan cara efektif meningkatkan stamina pria di ranjang. “Olahraga teratur, jaga pola makan dan pola hidup. Itu akan jauh lebih efektif untuk meningkatkan stamina saat berduaan dengan istri dan bertahan lama. Jadi, saya sarankan jangan mengonsumsi obat-obatan,” pesannya. (fth/aro)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -