30 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Menciptakan Budaya Kerja Industri di SMK

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM – SESUNGGUHNYA pendidikan merupakan pembudayaan (encultural), suatu proses untuk mentasbihkan seseorang mampu hidup dalam suatu budaya tertentu. Konsekuensi dari pernyataan ini, maka praktik pendidikan harus sesuai dengan tuntutan budaya kerja industri sebagai bagian dari budaya masyarakat. Kebutuhan akan implementasi program budaya kerja sesuai standar industri dianggap penting dan genting untuk segera dilaksanakan di sekolah dalam rangka menyiapkan lulusan yang siap menghadapi ketatnya persaingan dunia kerja di era global saat ini.

Program budaya kerja industri bertujuan mengimplementasikan standar sikap kerja tidak hanya sebatas mengerti jelas, tetapi juga memahami maksud-maksud yang terkandung di setiap sikap kerja antara lain; keselamatan & keamanan, kualitas, kuantitas, biaya dan manusia. Sasaran budaya kerja industri di SMK adalah siswa, tenaga pendidik, tenaga non kependidikan, lingkungan kerja, dan lingkungan belajar.

Jurusan akuntansi yang sampai saat ini masih menjadi jurusan favorit di SMK Program Bisnis Manajemen, tidak dapat terlepas dari  hubungan kerjasama dengan dunia usaha/ dunia industri (DU/DI). Keterikatan dari sisi input/masukan, tentang materi dan bahan ajar yang sesuai tuntutan DU/DI, dari sisi proses pelaksanaan pembelajaran teori dan praktek serta praktek kerja industri, dan dari sisi output dalam rangka memasarkan tamatan yang cakap dan kompeten (hard skill dan soft skill) untuk dapat diterima dunia kerja.

Konsep program budaya kerja di jurusan akuntansi SMK meliputi pengembangan soft skill dan hard skill. Pengembangan soft skill diwujudkan dalam pengembangan budaya industri di sekolah dimulai dari peningkatan wawasan melalui seminar atau workshop akuntansi, kemudian diikuti penerapan sikap dalam kegiatan sehari – hari baik dalam komunikasi / tata pergaulan maupun dalam kegiatan praktik di laboratorium akuntansi. Melalui cara ini budaya kerja diharapkan akan terinternalisasi sampai pada tataran afektif dan psikomotorik peserta didik.

Sedangkan pengembangan hard skill diwujudkan dalam peningkatan keterampilan dalam menciptakan produk sesuai kompetensi kejuruannya, di mana produk-produk yang dihasilkan selalu diupayakan memenuhi standar industri.

Sasaran dari program budaya kerja ini adalah perubahan sikap kerja yang berdasarkan standar kerja di industri, yakni 1)Work Habit (Kebiasaan kerja), 2) Basic Mentality (Dasar Mental), 3) 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) yaitu proses perubahan sikap dengan menerapkan penataan dan kebersihan tempat kerja, 4) KYT (K=Kikin=Bahaya, Y=Yoshi=Duga, Training=Latihan) yaitu tindakan keselamatan dalam bekerja, 5) APD (A=Alat, P=Pelindung; D=Diri) yaitu alat keamanan dalam bekerja, 6) JI ( Job Instruction ), SOP (Standart Operational Prosedure) yaitu standar/ pedoman pokok dalam bekerja yang merupakan aturan secara tertulis untuk menjalankan pekerjaan, 7) QCC (Qualiti Control Circle) atau GKM (Gugus Kendali Mutu) yaitu sistem pengawasan dan evaluasi dalam kerja, 8) One Sheet Report yaitu kertas kerja sebagai acuan kerja, 9) Horenso (Hokoku=Melapor, Renraku=Menghubungi, Sodan=Meminta Nasehat), yaitu prosedur kerja dalam setiap pekerjaan yang diberikan atasan, 10) KAIZEN (KAI= Perubahan, ZEN=Baik), yaitu harapan/ tujuan kerja, 11) Presentation Skill (pelaporan dalam pekerjaan) yaitu penyajian laporan keuangan sebagai produk akuntansi.

Program Budaya Industri diperlukan karena adanya tuntutan dunia industri terhadap mutu lulusan SMK yang kompeten baik dari aspek hard skill maupun soft sklill sehingga situasi industri sudah terpola/ membudaya di lingkungan sekolah. Program budaya industri terbukti mampu menjawab kebutuhan akan perlunya suatu program yang menjembatani kesenjangan antar budaya kerja di industri dengan budaya kerja di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terhadap standar kerja yang dibutuhkan oleh industri. (igi2/aro)

Guru Akuntansi SMK Negeri 1 Salatiga

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Untuk Beli Pulsa, KIP Dicabut

SALATIGA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP)  menggunakan dana bantuan pendidikan tersebut untuk membeli pulsa telepon seluler. KIP...

Banyak Tantangan, Perajin Batik Makin Terpuruk

PEKALONGAN-Meski batik sudah ditetapkan oleh Unesco (United Nation Education Scientific and Cultural Organization) atau Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), namun...

Pastikan Infrastruktur Nyaman Untuk Pemudik

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memastikan jalur mudik di wilayahnya bisa dilalui pemudik dengan nyaman. Baik jalur utama maupun alternatif. Kepastian itu disampaikan...

Bersaing Rebut Kursi PP Muhammadiyah

SUKSESI: Sekretaris PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti (kedua dari kanan) menerangkan syarat suksesi Pemuda Muhammadiyah periode 2015-2019 di Kantor Muhammadiyah Jateng, Sabtu (15/11) malam. WONODRI -...

More Articles Like This

- Advertisement -