RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Kurang dari 25 Persen aparatur sipil negara (ASN) atau PNS yang sudah tertib menyalurkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasioanl (Baznas) Kendal. Yakni dari jumlah PNS di Kendal sebanyak 8.800 orang kurang dari 2.200 orang yang baru menyalurkan zakatnya secara rutin.

Padahal, potensi  Zakat di Kendal sebenarnya cukup tinggi jika digarap secara serius dan seksama. Yakni bisa sebesar Rp 12 miliar pertahun. Namun selama ini yang tergarap dan disasar Badan Amil zakat Nasioanl (Baznas) Kendal baru Rp 2,5 miliar pertahun.

Demikian diungkap Ketua Baznas Kendal, KH Muhamad Ubaidi saat acara buka bersama dan pemberin paket sembako kepada warga kurang mampu yang dihelat Sekretariat DPRD (Setwan) Kendal.

Ia menjelaskan jika Baznas Kendal yang baru dua tahun terbentuk. Pada 2017 hingga akhir Desember berhasil menghimpun zakat kurang Rp 2,5 miliar. Sedangkan tahun 2018 hingga awal Juni terkumpul Rp 2 miliar. “Kami berharap, sampai akhir tahun ini bsia lebih dari Rp 4 miliar,” tuturnya.

Jika potensi zakat dan penyalurannya dikelola dengan baik, maka dana zakat di Kendal ini mampu memakmurkan rakyat Kendal. “Warga miskin bisa diberi bantuan dari program zakat, seperti bantuan modal usaha, bedah rumah, dan sebagainya seperti yang sudah berjalan selama ini,” jelasnya.

Menurutnya, jumlah aparatur sipil negara (ASN) atau PNS di Kendal sekitar 8.800. Namun, dari angka tersebut, yang sudah menyalurkan zakatnya melalui Baznas Kendal belum ada 25 persen atau kurang dari 2.200 PNS.  “Jika tergarap 50 persen saja, maka menurut saya sangat luar biasa,” tambahnya.

Dipaparkannya, sebelum ada Baznas kondisinya lebih memprihatikan, zakat di Kendal hanya terkumpul sekitar Rp 275 juta pertahun. “Saya berharap ASN di Kendal, bisa menyalurkan zakatnya melalui Baznas,” kata dia.

Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono, tiga tahun terakhir, Pemkab Kendal tidak bisa memberikan hibah karena terbentur Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial. Oleh karena itu, melalui Baznas Kendal, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sekretariat DPRD Kendal bisa memberikan bantuan kepada warga kurang mampu.

“Saya imbau seluruh pimpinan dan anggota DPRD bisa mensalurkan zakatnya melalui Baznas Kendal.  Dan pemberian bantuan berupa bingkisan lebaran untuk 250 orang itu bisa bermanfaat untuk mereka,” katanya. (bud/bas)