Antisipasi Kekeringan, Siapkan 500 Tangki

238
ANTISIPASI : Kasi Logistik BPBD Kabupaten Magelang, Nur Hadiyanto (paling kanan) saat mengecek sumber air di Desa Kenalan Borobudur beberapa waktu yang lalu. (BPBD Magelang For Radar Kedu)
ANTISIPASI : Kasi Logistik BPBD Kabupaten Magelang, Nur Hadiyanto (paling kanan) saat mengecek sumber air di Desa Kenalan Borobudur beberapa waktu yang lalu. (BPBD Magelang For Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Beberapa langkah antisipasi kekeringan telah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang. Hal tersebut dilakukan, supaya petugas BPBD dan masyarakat lebih siap jika kekeringan melanda wilayah Magelang.

“Saat ini kita tengah lakukan maping beberapa daerah yang berpotensi terdampak kekeringan. Pada 31 Mei lalu kami juga telah melakukan survei ke Desa Kenalan dan Desa Candirejo Borobudur,” papar Kasi Logistik BPBD Kabupaten Magelang, Nur Hadiyanto.

Hadiyanto menjelaskan, berdasarkan maping yang dilakukan pihaknya, ada beberapa desa di dua kecamatan di Magelang yang berpotensi terdampak kekeringan. Yakni; Kecamatan Borobudur dan Kecamatan Salaman.

Desa-desa di wilayah Borobudur di antaranya Desa Kenalan, Candirejo, Giritengah, Kembanglimus dan Wringinputih. Sementara di Kecamatan Salaman, ada di Desa Margoyoso, Sabrang, Tobong, Manglong, Kalisari dan Tubansari.

“Untuk antisipasi kekeringan, saat ini kita telah menyediakan anggaran untuk droping air bersih. Kita siapkan anggaran sekitar 500 air,” ungkapnya.

Lanjut Hadiyanto, saat ini BPBD Magelang memiliki dua armada tangki. Selain armada yang dimiliki BPBD, juga ada bantuan armada dari PDAM dan PMI Magelang. “Saya berharap, kesiapan anggaran yang tersedia bisa mencukupinya,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Magelang Jayadi menambahkan, selama tiga tahun terakhir ini tidak mesti ada kekeringan. Tahun 2015 ada kekeringan, 2016 ada kekeringan dan tahun lalu (2017) tidak ada kekeringan. “Perkiraan cuaca dari BMKG Juni nanti berakhirnya hujan turun alias tidak ada hujan. Andai kata terjadi kekeringan, prediksi kami berkisar di bulan Juli hingga Agustus,” pungkasnya. (san/lis)