Pengamanan Parkir Lokasi Wisata Diperketat

312

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih mengimbau kepada pengelola objek wisata di Kabupaten Semarang untuk memperhatikan keamanan pengunjung. Termasuk keamanan parkir kendaraan. Sehingga pengunjung dapat menikmati libur Lebaran bersama keluarganya dengan nyaman dan aman. “Sudah kami sampaikan kepada pengelola wisata agar memperhatikan keamanan pengunjung,” ujar Dewi, kemarin.

Termasuk, jelasnya, keamanan parkir kendaraan dan wahana permainan yang ada, seperti flying fox jangan sampai putus. Untuk objek wisata yang ada kolam renangnya harus disiagakan petugas penyelamat. “Ini untuk mengantisipasi kejadian tak diinginkan termasuk terjadinya tindak kriminal yang dialami pengunjung,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan RT, Dusun, Desa dan Muspika yang terdapat objek wisata. Selain keamanan, pihaknya minta pengaturan kantong parkir masyarakat dan pemberlakukan tarif parkir.

“Kami imbau masyarakat yang menyediakan parkir tidak menarik tarif parkir terlalu tinggi kepada pengunjung objek wisata. Seperti di Gedongsongo area parkir milik Pemkab terbatas, sehingga memanfaatkan lahan parkir yang dikelola masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dikatakannya, masyarakat yang menyelenggarakan parkir bertanggung jawab atas keamanan kendaraan pengunjung. “Kalau sampai ada kendaraan hilang, mereka yang bertanggung jawab. Jadi kita minta keamanan parkir kendaraan betul-betul diperhatikan,” tuturnya.

Ia mengaku sudah mengecek keberadaan wahana permainan di sejumlah objek wisata. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian tak diinginkan, karena beberapa tahun lalu  di salah satu objek wisata pernah terjadi mobil pengunjung masuk jurang.

“Kami cek sudah sesuai standar, tapi kami tetap minta kewaspadaan dari  pengelola untuk mengecek ulang. Sebab wahana permainan bisa saja aus kendati terlihat bagus,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para pengunjung untuk tidak menaruh barang berharga di dalam mobil ketika ditinggal menikmati objek wisata. Karena barang berharga yang ditinggal di mobil memicu terjadinya tindak kriminalitas. “Pengelola objek wisata sebaiknya menambah petugas parkir untuk membantu pengunjung yang datang menikmati libur lebaran,” katanya. (ewb/ida)