Pembelajaran Berorientasi Bisnis dan Produksi

289
MENARIK : Siswa sedang melayani pembeli produk hasil teaching factory SMKN 7 Purworejo.
MENARIK : Siswa sedang melayani pembeli produk hasil teaching factory SMKN 7 Purworejo.

RADARSEMARANG.COM – Program teaching factory (Tefa) merupakan perpaduan pembelajaran Competency Based Training (CBT) dan Production Based Training (PBT). SMK Negeri 7 Purworejo juga menerapkan teaching factory ini. Dalam pengertiannya, tefa merupakan suatu proses keahlian atau keterampilan (life skill) dirancang dan dilaksanakan berdasarkan prosedur dan standar bekerja yang sesungguhnya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan tuntutan pasar atau konsumen.

Pengertian sederhananya, teaching factory adalah pembelajaran berorientasi bisnis dan produksi. Proses penerapan program teaching factory adalah dengan memadukan konsep bisnis dan pendidikan kejuruan sesuai dengan kompetensi keahlian yang relevan.

Misalnya  pada kompetensi multimedia melalui kegiatan produksi multimedia maka proses perekaman, editing dan finishing dikerjakan oleh peserta didik.

Teaching factory merupakan perpaduan dari pada konsep pembelajaran berbasis kompetensi dan berbasis produksi barang yang bisa dijual.

Teaching factory SMK Negeri 7 Purworejo berlokasi di Desa Kemanukan Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo. Dengan daerah pemasaran yaitu masyarakat di sekitar sekolah dan agen-agen yang sudah dimiliki oleh dunia industri yang bekerja sama dengan Tefa SMK 7. Selain dari hasil pesanan konsumen, hasil produk siswa dari bantuan pengembangan tefa sudah dipasarkan di car free day (CFD) setiap hari Minggu pukul 06.00 – 11.00 di sekitar Alun Alun Purworejo. (tim)