33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

Tatap Empat Laga Berat

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Setelah libur lebaran, tim PSIS Semarang akan kembali melakoni laga lanjutan Liga 1. Tercatat empat laga masih harus dilakoni Haudi Abdillah dkk sebelum putaran pertama kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu selesai.

Tak tanggung-tanggung tim berjuluk Mahesa Jenar akan melakoni empat laga berat lantaran bakal bentrok versus tim-tim besar di Liga 1. Laga pertama setelah lebaran yaitu laga tandang versus Persib Bandung 8 Juli 2018.

Kemudian Haudi Abdillah dkk akan menjamu Madura United, Kamis 12 Juli 2018. Setelah itu Mahesa Jenar akan kembali melakoni laga tandang yaitu versus Persipura Jayapura 18 Juli 2018 kemudian menutup putaran pertama menjamu Persebaya Surabaya 22 Juli 2018.

“Empat laga terakhir putaran pertama cukup berat karena kami akan bertemu tim-tim besar dan sedang dalam tren positif. Tapi kami tidak gentar, kami siap mengamankan poin di empat pertandingan tersebut,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Raihan poin memang penting bagi PSIS di empat laga tersebut mengingat saat ini tim kebanggaan masyarakat Semarang itu masih terpuruk di dasar klasemen sementara Liga 1.”Persaingan Liga 1 memang cukup ketat, raihan poin juga masih cukup ketat. Tapi kami optimistis bisa beranjak dari zona degradasi,” sambung Liluk.

Sementara Liluk mengatakan manajemen PSIS sangat menyayangkan masalah sanksi yang diterima dari Komdis PSSI ketika berlaga lawan Mitra Kukar, 28 Mei 2018 di Stadion Moch Soebroto Magelang.

Liluk mengatakan sanksi yang menimpa Haudi Abdillah dkk ini menjadi pengalaman berharga dan jangan sampai terulang kembali.”Kami sayangkan kejadian ini. Tim terkena sanksi dengan total denda sebesar Rp 75 juta. Ini jumlah yang cukup besar, dan menjadi pengalaman berharga dan jangan terulang lagi pada pertandingan kandang berikutnya dan pertandingan lainnya,” katanya.

Seperti diketahui komdis PSSI menjatuhkan sanksi ganda kepada PSIS ketika laga menjamu Mitra Kukar, akhir Mei lalu. Jenis pelanggarannya yaitu protes  berlebihan yang dilakukan pelatih PSIS Vincenzo Alberto Annese dengan masuk ke tengah lapangan dan mengikuti sampai area ruang ganti terhadap wasit yang berbuah denda Rp 25 juta.

Sedangkan satu pelanggaran lain yaitu pelemparan botol oleh suporter, dan harus terkena denda  Rp 50.000.000. “Dengan kejadian kemarin pihak manajemen sudah menegur pelatih Vincenzo Annese dan akan lebih memperketat penonton dan pedagang asongan dengan melarang membawa minuman dalam kemasan botol,” pungkasnya. (bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemegang KIP Wajib Diterima

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Tidak ada alasan bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Temanggung tidak menerima calon siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada...

30 Pesepeda dari Sumatera Sampai Wonosobo

WONOSOBO - Pasukan Gowes Pesona 2017 Zona 1 yang berangkat dari Sumatera dengan tujuan akhir Magelang telah sampai di kota dingin Wonosobo, Jumat (1/9)....

Pangkas Kebocoran Melalui E-Retribusi

RADARSEMARANG.COM - Selama dua setengah tahun dipimpin oleh Bupati dr Mirna Annisa M.Si, pembangunan di Kabupaten Kendal mengalami perkembangan signifikan. SALAH satu indikatornya, realisasi Pendapatan...

Dikabarkan Ikut Pileg, Anak D.N. Aidit Pastikan Tak Nyaleg

JawaPos.com - Isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) terus digulirkan sejumlah pihak. Menjelang pemilihan umum legislatif, isu diarahkan ke keluarga PKI. Keluarga D.N. Aidit menjadi sasarannya....

Ditolak Warga, Eksekusi Sempat Ricuh

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Pengadilan Negeri (PN) Kendal melakukan eksekusi 86 bidang lahan berikut bangunan yang terdampak proyek tol Batang-Semarang di wilayah Kendal. Eksekusi sempat...

Ajak Mahasiswa Undip Nonton Wayang Orang

SEMARANG-Dalam rangka memberikan pembekalan pendidikan karakter kepada mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (Fisip Undip) mengajak mahasiswanya nonton bareng Wayang Orang...