33 C
Semarang
Jumat, 25 September 2020

Kesadaran Pengusaha Meningkat, Jadikan Pekerja Peserta BPJS-K

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Tingkat kesadaran pengusaha atau pemberi kerja di Jateng-DIJ semakin meningkat. Kendati baru 30 persen angkatan kerja yang aktif dan non aktif yang menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.

“Masih ada 70 persen angkatan kerja di Jateng-DIJ yang belum ter-cover BPJS Ketenagakerjaan. Kami akan terus meningkatkan kepesertaan angkatan kerja di Jateng,” kata Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng dan DIY Moch Triyono di Semarang.

Menurutnya, hingga April 2018 jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tercatat tumbuh 58,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017. Pada April 2017, jumlah pemberi kerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan 4.390 menjadi hampir 7.000 di April 2018.

Menurut Triyono, Program BPJS Ketenagakerjaan lebih memudahkan pengusaha ketika karyawannya mengalami kecelakaan kerja. Bahkan, tak perlu repot mengurangi anggaran/modal kerjanya. “Dengan program BPJS Ketenagakerjaan, pengusaha bisa fokus pada tiga hal yakni produk, produksi, dan marketing, sementara karyawan dilindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Terkait pencapaian target kepesertaan 2018 sektor pemberi kerja (pengusaha) sebanyak 19.315, kata Triyono, BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan meningkatkan pelayanan kepada peserta.

Selain itu, jelasnya, Program BPJS Ketenagakerjaan tidak sekadar sebagai jaring pengaman sosial (JPS) tetapi juga menjadi salah satu pengaman bagi perusahaan dan keluarga karyawan/pegawai agar tidak ada warga miskin baru karena kehilangan penghasilan akibat risiko kecelakaan kerja.

Hingga April 2018 jumlah kepesertaan aktif program BPJS Ketenagakerjaan untuk penerima upah sebanyak 1.741.471 atau tumbuh 15,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu 1.510.060; sementara bukan penerima upah tumbuh 112,57 persen dengan realisasi Apri 2018 sebesar 222,609 (April 2017 sebesar 104,722); dan jasa konstruksi tumbuh 35 persen (April 2018 sebanyak 902,3000 sedangkan April 2017 sebanyak 667,794).

Untuk jumlah klaim yang sudah dibayarkan, tambah Moch Triyono, BPJS Ketenagakerjaan Jateng dan DIY hingga April 2018 sebanyak 99.483 kasus dengan nominal lebih dari Rp700 miliar.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi kebutuhan pekerja dalam menjalankan aktivitasnya, karena dengan iuran bulanan Rp16.800, asumsi upah Rp1juta, peserta informal mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan dua program dasar layak yaitu JKK dan JKM dengan manfaat bila peserta mengalami musibah kecelakaan kerja, seluruh biaya pengobatan dan perawatan di tanggung sesuai kebutuhan medis dan bila meninggal dunia biasa mendapatkan Rp24 juta.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan ada empat program yaitu Jaminan Kecelakaaan Kerja (JKK) termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya, Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). (ida)

Berita sebelumyaPercantik Ikon Sejarah
Berita berikutnyaDollar Naik, Margin Turun

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PDIP Rapatkan Barisan Jelang Pilkada-Pilpres

DENPASAR – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali menegaskan dukungannya terhadap pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Partai berlambang banteng moncong putih tersebut juga mendukung sejumlah program...

Buron Curanmor Ditangkap

WONOSOBO–Satuan Reskrim Polres Wonosobo berhasil menangkap buron pencurian motor, Pitono Amin, 24, asal Dusun Bakalan RT 2/RW 16, Desa Ropoh, Kecamatan Kepil. Korbannya, Fafan...

Go-Blue Bird Tawarkan Kemudahan Transportasi

SEMARANG - Jalinan kerjasama antara Blue Bird dan GO-JEK, ditindaklanjuti dengan peluncuran layanan GO-BLUEBIRD. Sehingga masyarakat dapat memesan taksi Blue Bird secara khusus dengan...

UM Magelang Dampingi Kelola Keuangan BUMDes

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Tata kelola keuangan yang benar menjadi salah satu prasyarat untuk mewujudkan tata kelola organisasi yang baik pada level unit usaha. Termasuk...

Neil Semuel Pimpin UKSW

SALATIGA – Neil Semuel Rupidara resmi menjabat sebagai Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) periode 2017– 2022. Ia dilantik oleh Ketua Pembina Yayasan Perguruan...

Jajaki Kerja Sama Dengan Malaysia

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Pemkab Kendal mulai melakukan kerja sama dengan Malaysia. Yakni kerja sama melalui Konsulat Jenderal RI dari Johor Baru Malaysia  untuk pengembangan...