Kesadaran Pengusaha Meningkat, Jadikan Pekerja Peserta BPJS-K

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Tingkat kesadaran pengusaha atau pemberi kerja di Jateng-DIJ semakin meningkat. Kendati baru 30 persen angkatan kerja yang aktif dan non aktif yang menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.

“Masih ada 70 persen angkatan kerja di Jateng-DIJ yang belum ter-cover BPJS Ketenagakerjaan. Kami akan terus meningkatkan kepesertaan angkatan kerja di Jateng,” kata Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng dan DIY Moch Triyono di Semarang.

Menurutnya, hingga April 2018 jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tercatat tumbuh 58,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017. Pada April 2017, jumlah pemberi kerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan 4.390 menjadi hampir 7.000 di April 2018.

Menurut Triyono, Program BPJS Ketenagakerjaan lebih memudahkan pengusaha ketika karyawannya mengalami kecelakaan kerja. Bahkan, tak perlu repot mengurangi anggaran/modal kerjanya. “Dengan program BPJS Ketenagakerjaan, pengusaha bisa fokus pada tiga hal yakni produk, produksi, dan marketing, sementara karyawan dilindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Terkait pencapaian target kepesertaan 2018 sektor pemberi kerja (pengusaha) sebanyak 19.315, kata Triyono, BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan meningkatkan pelayanan kepada peserta.

Selain itu, jelasnya, Program BPJS Ketenagakerjaan tidak sekadar sebagai jaring pengaman sosial (JPS) tetapi juga menjadi salah satu pengaman bagi perusahaan dan keluarga karyawan/pegawai agar tidak ada warga miskin baru karena kehilangan penghasilan akibat risiko kecelakaan kerja.

Hingga April 2018 jumlah kepesertaan aktif program BPJS Ketenagakerjaan untuk penerima upah sebanyak 1.741.471 atau tumbuh 15,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu 1.510.060; sementara bukan penerima upah tumbuh 112,57 persen dengan realisasi Apri 2018 sebesar 222,609 (April 2017 sebesar 104,722); dan jasa konstruksi tumbuh 35 persen (April 2018 sebanyak 902,3000 sedangkan April 2017 sebanyak 667,794).

Untuk jumlah klaim yang sudah dibayarkan, tambah Moch Triyono, BPJS Ketenagakerjaan Jateng dan DIY hingga April 2018 sebanyak 99.483 kasus dengan nominal lebih dari Rp700 miliar.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi kebutuhan pekerja dalam menjalankan aktivitasnya, karena dengan iuran bulanan Rp16.800, asumsi upah Rp1juta, peserta informal mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan dua program dasar layak yaitu JKK dan JKM dengan manfaat bila peserta mengalami musibah kecelakaan kerja, seluruh biaya pengobatan dan perawatan di tanggung sesuai kebutuhan medis dan bila meninggal dunia biasa mendapatkan Rp24 juta.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan ada empat program yaitu Jaminan Kecelakaaan Kerja (JKK) termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya, Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). (ida)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -