Game Spelling Bee sebagai Media Pembelajaran Speaking Bahasa Inggris

381
Oleh: Nurjadid  MSi
Oleh: Nurjadid  MSi

RADARSEMARANG.COM – MASALAH klasik yang sering muncul dalam penguasaan Bahasa Inggris pada umumnya dan kemampuan berbicara (Speaking Skill) khususnya adalah kurang kosakata (lack of vocabulary). Itu terjadi hampir di semua aspek skill Bahasa Inggris, baik speaking, reading, listening, maupun writing. Di samping juga konsisten dalam penggunaan bahasa Inggris, maka penulis fokus pada game spelling bee sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris. Media ini dapat digunakan hanya sebagai ice breaking atau bahkan untuk semua kompetensi dasar.

Apakah spelling bee? Spelling bee adalah sebuah game dalam Bahasa Inggris, dapat digunakan untuk kompetisi mengeja untuk peserta didik.  Pada prinsipnya ini untuk meningkatkan kosakata (vocabulary) mengeja dengan tingkat kerumitan tertentu, berulang- ulang. Peserta didik biasanya diberi soal berupa kata yang harus mereka eja dengan tepat. Mereka bisa menanyakan definisi dari kata tersebut, kata asal dan tempat asal jika kata tersebut adalah kata serapa.

Bagaimana cara kerja game spelling bee? Cara kerjanya mudah, misalnya siapkan dulu sekitar 10 kata (stewardess, class, perform, conduct, challenging, sleep, repeat, consult, unfortunately, recognize)  yang levelnya biasa, agak rumit, atau rumit sekali, lalu dibuat tim. Setiap kelompok terdiri atas 5 atau lebih siswa, kemudian tentukan wakil dari masing- masing kelompok tersebut. Langkah selanjutnya diminta ke depan, kemudian dengan ukuran timer kurang lebih 3 menit, jika peserta didik mampu mengeja huruf yang rumit tersebut dengan waktu 3 menit atau kurang, maka dapat diputuskan sebagai pemenang.

Contoh konkritnya seperti berikut: Misalnya kata Stewardess, what is the definition? terus dijawab a person who serves passengers on the plane, ship, etc. could you spell that please? Terus dijawab es- ti-i-double yu-e-ar-di-i-double s. kemudian guru menyambut dengan that’s correct. Lalu soal atau kata selanjutnya, tapi jika ada kata atau soal yang kurang jelas peserta didik dapat bertanya. Jika tetap tidak bisa, disarankan untuk mengucapkan pass, supaya tidak di delet

Apakah game spelling bee terbukti sebagai salah satu solusi peningkatan Bahasa Inggris? Berdasarkan data Kompas, ada respon yang sangat positif baik dari peserta didik, guru, maupun orangtua siswa. Terbukti, jumlah peserta yang meningkat lebih dari 100 persen pelajar dari seluruh Indonesia. Yang mengikuti lomba –lomba yang terkait Bahasa Inggris.

Data selanjutnya dalam kompetisi tahun ini, tak kurang dari 450 peserta siswa SD dan SMP menunjukkan kemampuan Bahasa Inggris mereka dalam kompetisi. Pada babak grand final yang digelar di Jakarta ini, setiap kategori, kategori A (kelas 1-3), kategori B (kelas 4-6), dan kategori C (kelas 7-9), diikuti oleh sepuluh finalis. Penulis juga membuktikan pada proses pembelajaran di kelas program studi bahasa, dari 39 peserta didik kurang lebih 91 persen mengalami peningkatan, setelah dievaluasi. Kesimpulannya adalah konsisten dalam menggunakan media, dan berusaha terus dalam Bahasa Inggris di kelas. (igi2/aro)

Guru MA Negeri Salatiga