Simak Catatan Menarik Jelang Bentrokan Rusia vs Arab Saudi

130

JawaPos.com – Laga Rusia melawan Arab Saudi akan membuka perhelatan Piala Dunia 2018. Bentrokan kedua tim bakal tersaji di Stadion Luzhniki, Moskow, Jumat (14/6) malam WIB.

Sebagai tuan rumah, Rusia tentunya diunggulkan. Namun Arab tak bisa dipandang sebelah mata sebab tim-tim dari Asia kerap melahirkan kejutan di pesta sepak bola terakbar yang digelar empat tahunan ini.

Untuk memanaskan suasana, berikut JawaPos.com rangkum sejumlah catatan menarik jelang pertemuan kedua tim:

1. Sebelumnya kedua tim pernah sekali bertemu di laga persahabatan. Pada Oktober 1993 lalu, Arab Saudi memenangkan laga dengan skor 4-2.

2. Sejak Uni Soviet terpecah, Rusia belum mampu mencapai fase gugur di ajang Piala Dunia. Dari keikutsertaan di tiga edisi (1994, 2002, dan 2014) Rusia hanya mampu nenempatkan dirinya di posisi tiga klasemen grup.

3. Rusia dibayangi kutukan tuan rumah. Sejak Prancis di Piala Dunia 1998, tak ada lagi tuan rumah yang bisa merebut trofi juara.

4. Rusia tidak pernah menang dalam lima pertandingan terakhir mereka di ajang Piala Dunia. Dari kesempatannya itu, mereka kalah dua kali dan imbang tiga kali.

5. Jika diberi kesempatan tampil, Sergei Ignashevich akan tercatat sebagai pemain tertua yang memperkuat Timnas Rusia di Piala Dunia. Saat ini umurnya sudah 38 tahun. Ia mengalahkan kiper legendaris Uni Soviet, Lev Yashin yang bermain hingga usia 36 tahun.

6. Untuk Arab Saudi, ini jadi keikutsertaan kelima mereka di ajang Piala Dunia. Namun dalam tiga kesempatan terakhirnya, Arab selalu finis sebagai penghuni dasar klasemen.

7. Arab Saudi tidak pernah menang dalam 10 penampilan terakhirnya di Piala Dunia. Sejak menang 1-0 atas Belgia 1994 lalu, Arab menelan delapan kekalahan dan dua hasil imbang.

8. Sepanjang sejarah mengikuti Piala Dunia, Arab Saudi tak pernah menang di pertandingan pertama. Mereka imbang sekali dan kalah tiga kali.

9. Dari 13 laga terakhir di Piala Dunia, Arab hanya sekali melakukan clean sheet. Mereka juga gagal mencetak gol di tujuh pertandingan.

10. Delapan dari sembilan pertemuannya dengan tim-tim asal Eropa, Arab Saudi selalu mengakhiri laga dengan kekalahan. Kemenangan terakhir atas negara dari Benua Biru terjadi pada 1994 lalu, dimana saat itu Arab menang 1-0 atas Belgia berkat gol Saeed Al-Owairan.

11. Laga melawan Rusia sangat berarti spesial buat skuad Arab Saudi. Sebab pertandingan digelar H-1 sebelum Hari Raya Idul Fitri.

(bep/JPC)

Silakan beri komentar.