6 Bulan, 20 Kasus Kebakaran

155
JADI PERHATIAN: Kasus kebakaran yang terjadi di Karangawen beberapa waktu lalu. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JADI PERHATIAN: Kasus kebakaran yang terjadi di Karangawen beberapa waktu lalu. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Demak mencatat, bahwa sejak Januari hingga Juni 2018 ini terdapat 20 kejadian kebakaran di wilayah Demak. Dari jumlah kejadian itu, 32 unit rumah ludes dengan jumlah pemilik 34 kepala keluarga (KK).

Kepala pelaksana BPBD Demak, Agus Nugroho LP mengatakan, kebakaran selalu menghantui bagi warga. Sebab, peristiwa tersebut sulit terdeteksi sebelumnya. Rata rata kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik.

Ini terjadi lantaran banyak pemasangan kabel dirumah warga utamanya di pedesaan yang tidak standar. Ada pula kapasitas colokan kabel yang berlebihan sehingga mudah memuai lalu memanas dan terbakar.

Untuk mencegah kasus kebakaran, sudah sering dilakukan sosialisasi ke masyarakat. Namun, peristiwa kebakaran tetap terjadi. “Jadi, hingga semester pertama ini, kasus kebakaran sudah mencapai 20 kejadian,” katanya.

Peristiwa kebakaran terakhir terjadi Minggu (10/6). Satu rumah terjadi di wilayah Dukuh Karangawen, RT 2 RW 9, Desa Karangawen, Kecamatan Karangawen milik Mustain, 35 dan Suparno, 42, tersebut ludes dilalap si jago merah.

Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik (korsleting). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meski demikian, bangunan rumah dari bahan kayu tersebut menjadi arang. Diperkirakan korban mengalami kerugian material sebesar Rp 50 juta.

Camat Karangawen, HM Syahri mengatakan, untuk memadamkan api tersebut, warga dibantu satu unit pemadam kebakaran serta satu unit tangki air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama sama petugas lainnya menyemprotkan air. “Akhirnya api dapat dipadamkan,” katanya. (hib/bas)

Silakan beri komentar.