Pemudik Jalur Laut Turun 70 Persen

181
SEPI PEMUDIK : Sejumlah pemudik dari Pelabuhan Kumai Kalimantan Tengah tiba di Pelabuhan Tanjung Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEPI PEMUDIK : Sejumlah pemudik dari Pelabuhan Kumai Kalimantan Tengah tiba di Pelabuhan Tanjung Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Hingga H-3 Lebaran, jumlah pemudik di Pelabuhan Tanjung Kendal dari Pelabuhan Kumai, mengalami penurunan hingga 67 persen dibandingkan musim Lebaran tahun lalu. Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Kalibodri hanya mengangkut 650 orang saja, turun dari tahun sebelumnya yang bisa mencapai 2.000 penumpang.

KMP Kalibodri dengan rute Pelabuhan Kumai Kalimantan Tengah-Pelabuhan Kendal sudah mengangkut pemudik tiga kali perjalanan. Perjalanan pertama hanya membawa 34 penumpang, perjalanan kedua membawa 124 pemudik dan terakhir membawa 490 pemudik.

“Jumlah ini jauh berbeda dengan tahun sebelumnya yang bisa membawa 2.000 pemudik dari Kumai dengan tiga kali perjalanan. Mungkin karena disediakan mudik kapal gratis dari Kementrian Perhubungan ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang,” kata Kepala UPTD Pelabuhan Kendal, Andi Rahmat.

Selain itu, penurunan jumlah pemudik hingga 70 persen ini karena pengetatan jumlah penumpang. Dimana Kesyahbandaran dan Ototiratas Pelabuhan (KSOP) memberikan batas tolerasi yang diperketat.

“Kedatangan terakhir untuk arus balik KMP Kalibodri hanya membawa 490 penumpang. Padahal tahun lalu bisa membawa 1.200 penumpang. Jadi penurunannya sangat terasa sekali,” imbuhnya.

Selanjutnya KMP Kalibodri akan melayani pemudik yang hendak balik ke Kumai, pada tanggal 23 dan 27 Juni 2018 mendatang. Rencananya KMP Kalibodri akan melakukan perjalanan mengangkut pemudik yang hendak balik sebanyak dua kali perjalanan saja.

Seorang pemudik asal Wonosobo, Muhamad Safikri mengatakan sangat mudah mendapatkan tiket kapal untuk kembali mudik ke Jawa. “Sekarang banyak pilihan kapal jadi penumpang tidak lagi berdesakan,” katanya.

Selain KMP Kalibodri, kapal berukuran besar milik Pelni dan Dharma serta Egon juga mengangkut pemudik dari Pelabuhan Kumai. Dengan demikian penumpang bisa memilih kapal dan tidak lagi saling berebut naik untuk kembali ke Jawa. Namun kapal yang berlabuh di Pelabuhan Kendal hanya KMP Kalibodri sedangkan kapal lainnya berlabuh di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (bud/zal)