Lelah dan Mengantuk Jadi Faktor Kecelakaan di Tol

438
RINGSEK : Seorang pemudik yang memanfaatkan jalur tol Pemalang-Batang terlibat kecelakaan. Menabrak kendaraan di depannya. Diduga sopir lelah dan mengantuk. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
RINGSEK : Seorang pemudik yang memanfaatkan jalur tol Pemalang-Batang terlibat kecelakaan. Menabrak kendaraan di depannya. Diduga sopir lelah dan mengantuk. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sejumlah peristiwa kecelakaan terjadi di jalan tol fungsional Pemalang-Batang, Selasa (12/6) kemarin. Mulai dari kecelakaan tunggal, mobil masuk ke areal persawahan, ban pecah, hingga tabrakan dengan mobil di depannya.

Kecelakaan di jalur tol Pemalang-Batang areal Kabupaten Pekalongan tersebut, lebih disebabkan karena pengemudi kelelahan dan mengantuk. Seperti mobil kijang bernomor polisi B 1248 WUG, yang hilang kendali hingga terperosok ke dalam parit.

Bambang Wirudi,34, warga Sleman Jogjakarta, pengemudi kijang mengaku mengantuk sehingga hilang kendali dan mobilnya masuk ke areal persawahan di jalur tol daerah Kabupaten Pekalongan.

“Saya mulai ngantuk ketika masuk ke daerah Pemalang, dan mobil tidak bisa dikendalikan ketika masuk di Tol Pekalongan,” ungkap Bambang.

Demikian juga Mochtar pengemudi mobil Nissan yang menambrak mobil di depannya, kelelahan dan mengantuk ketika masuk di tol daerah Sragi, Kabupaten Pekalongan. Akibatnya radiator mobilnya pecah dan harus diderek keluar areal tol untuk mencari bengkel mobil.

Menurut Mochtar, dirinya sebenarnya akan berhenti di rest area Pemalang, karena terlalu ramai perjalanan dilanjutkan dan akan berhenti di rest area Kabupaten Pekalongan. “Tapi ternyata jarak rest area berikutnya terlalu jauh. Saya pikir di Pekalongan ada rest area yang layak, ternyata yang ada di Batang. Makanya saya terus lanjutkan, tapi malah kecelakaan di Sragi,” kata Mochtar.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, mengimbau pemudik tetap menjaga kesehatan selama perjalanan dan tidak memaksakan ketika lelah dan mengantuk. Ada baiknya, pemudik beristirahat secara periodik.

“Jangan memaksakan diri dengan meminum obat atau bahan tertentu, yang dipercaya sebagian masyarakat dapat meningkatkan daya tahan tubuh sesaat. Jika merasa lelah, carilah tempat untuk beristirahat di pos-pos kesehatan di sepanjang arus mudik, yang sudah disediakan oleh pihak kepolisian  dan berbagai organisasi masyarakat,” tegas kapolres. (thd/zal)