Keren, Nih Penampakan Desa Undaan yang Dijadikan Kampung Kaligrafi

100

Terlebih ada maestro kaligrafi. Muhammad Assiry namanya. Dia juga terkenal sebagai pendiri pondok kaligrafi PSKQ (Pesantren Seni Rupa dan Kaligrafi Alquran). Belakangan ini dia juga mampu memberdayakan perekonomian masyarakat sekitarnya.

”Sebagai pusat kesenian kaligrafi, saya ingin mendidik santri-santri seniman yang pandai. Salah satunya bisa mengembangkan ke dalam dunia internet supaya bisa dikenal banyak orang,” ucap Assiry.

Hal senada dikatakan Muhammad Solkin Warnoto, warga Desa Undaan Lor. Saat ini dia telah menjadi kepala produksi workshop Assiry Art Undaan Lor. ”Sejak dua tahun bergabung di PSKQ, saya semakin tertarik menekuni bidang seni kaligrafi Arab ini,” akunya.

Kegiatan yang biasa dilakukannya, yaitu sering ikut membantu jika ada acara even atau workshop kaligrafi. Terutama dalam memperkenalkan seni kaligrafi ke daerah-daerah lain. Untuk itu, tak heran jika kompleks di RT 3/RW 1 Desa Undaan Lor ini berhasil memunculkan seniman-seniman baru. Dari situlah desa tersebut kian dikenal dengan Kampung Kaligrafi.

Selain kesenian kaligrafi di Desa Undaan Lor, di Desa Medini juga terdapat seniman ukir. Heru Suprayitno namanya. Seni pahat kayu berupa gambar tiga dimensi berhasil diciptakannya. Ia sudah lama menekui bidang tersebut.

Dulu, orang di sekitar kampungnya banyak yang suka mengukir. Kendati demikian, semakin lama kian berkurang. Namun hal itu tak menjadikan Heru ikut gulung tikar. Dengan keahlian dan inovasi yang dihasilkania berhasil survive. Menciptakan karya-karya baru yang bisa dinikmati semua orang. ”Saya mendalami seni ukir sudah puluhan tahun. Sekarang ini juga banyak pesanan dari luar kota,” ungkap Heru.

Dengan berbagai karya seni yang dihasilkannya itu, pihak Karang Taruna para pemuda dan pemerintah desa setempat juga mendukung. Ahmad Arifin, ketua Karang Taruna Parikesit Desa Medini menyatakan, saat ini pihaknya juga sedang mengembangkan website untuk memperkenalkan kesenian dan potensi desa di Kecamatan Undaan.

”Setelah Lebaran rencananya kami akan membuat website tersebut. Sementara ini masih dalam konsep rancangan,” ujar Arifin.

(ks/ela/lil/top/JPR)

Silakan beri komentar.