Gotong Royong Bersihkan Tempat Salat Id

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – PD Muhammadiyah Demak akan menggelar salat Idul Fitri 1439 Hijriyah dihalaman Rumah Sakit Hj Fatimah Sulkan, tepatnya dijalan raya Sultan Hadiwijaya, Kota Demak. Salat Id yang dilaksanakan pada Jumat (15/6) tersebut akan diimami oleh KH Drs Suali, MS selaku Ketua PD Muhammadiyah Demak.

Sedangkan, sebagai Khatib adalah KH Arif Rahman, LC, MA dari Semarang. Untuk mempersiapkan salat Id tersebut, kemarin sejumlah warga Muhammadiyah bersama sama bergotong royong membersihkan halaman RS yang sedianya akan digunakan untuk salat.

Suali menyampaikan, untuk salat Id sebelumnya digelar di lapangan Tembiring. Namun, sejak 2012, salat Id dilakukan di halaman RS tersebut. “Kapasitas halaman RS ini sekitar 1.500 jamaah. Namun, untuk salat Id nanti diperkirakan sekitar 700 hingga 1.000   jamaah,” ujar Suali didampingi Humas Azam Lutfiyanto.

Dalam salat Id nanti, tema khotbah yang akan disampaikan adalah soal melestarikan jihad fi sabilillah pasca Ramadan. Melalui tema khotbah itu, akan dijelaskan bahwa jihad itu sesuai dengan perintah Alquran. “Kita sampaikan ini karena selama ini jihad dikonotasikan secara negatif oleh sebagian masyarakat. Karena itu, harus diberikan penjelasan apasih jihad itu,” katanya.

Menurutnya, jihad bukanlah identik dengan terorisme. Muhammadiyah sendiri menolak  terorisme dan semua agama juga mengecam terorisme itu. “Agama Islam adalah rahmatan lil alamin,”katanya. Karena itu, jihad yang sebenarnya dalah bagaimana berjuang diberbagai bidang kehidupan, seperti pendidikan, kesehatan dan lainnya. “Mendirikan rumah sakit seperti ini juga bagian dari jihad,” ujar Suali. (hib/sct/bas)

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This

- Advertisement -