Waspadai Titik Kemacetan Pasar Wiradesa

216
PASAR TUMPAH: Para pejalan kaki saat menyeberang di jalur pantra tepatnya pasar Wiradesa, sangat menganggu para pemudik yang mengakibatkan macet. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PASAR TUMPAH: Para pejalan kaki saat menyeberang di jalur pantra tepatnya pasar Wiradesa, sangat menganggu para pemudik yang mengakibatkan macet. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Salah satu titik rawan kemacetan yang terjadi setiap tahun adalah jalan raya Ahmad Yani Wiradesa, atau jalan Pasar Wiradesa. Kemacetan jalan Pantura Wiradesa tersebut karena adanya pasar tumpah di sepanjang jalan Pasar Wiradesa.

Bahkan antrean panjang kerap terjadi dari Pasar Wiradesa hingga perempatan lampu merah Gumawang. Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, Senin (11/6) kemarin, mengungkapkan bahwa untuk mengurangi kemacetan yang ada di jalan Pasar Wiradesa, pihaknya sudah menyiapkan personel Polres Pekalongan.

“Sepanjang jalur pantura wilayah Kabupaten Pekalongan ini, hanya ada dua titik macet yakni jalur di Pasar Wiradesa dan SPBU Kauman karena panjangnya antrian, jadi para pemudik yang melalui jalur pantura, harus mewaspadai dua titik tersebut,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan, Muslihin, mengatakan bahwa jalur di depan Pasar Wiradesa sudah seharusnya diberikan jembatan penyebrangan. Karena tingkat keramaian warga yang akan pergi atau pulang ke Pasar sudah cukup tinggi, dan terjadi bukan hanya pada saat menjelang lebaran saja.

Menururnya Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan saat ini sedang  menyelesaikan Detail Engineering Design (DED) yang nantinya akan digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembangunan jembatan.“Setelah DED jembatan penyeberangan jadi, maka anggarannya akan saya usulkan ke pemerintah pusat, semoga saja disetujui pada tahun 2019 mendatang,” kata Muklisin. (thd/bas)