Tragedi Jet Coaster Jangan Terulang

168
FAVORIT : Kolam renang merupakan salah satu wahana favorit pengunjung Taman Kyai Langgeng. (DOK PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR KEDU)
FAVORIT : Kolam renang merupakan salah satu wahana favorit pengunjung Taman Kyai Langgeng. (DOK PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – DPRD Kota Magelang meminta keamanan pengunjung benar-benar menjadi perhatian pengelola Objek Wisata Taman Kyai Langgeng. Terutama tiga wahana baru yaitu Water Boom, Water Park Tirto Langgeng, dan Dragon Coaster yang diresmikan oleh Wali Kota Magelang beberapa waktu. Dewan juga meminta, dengan adanya tambahan wahana baru, maka pendapatan Kyai Langgeng mampu melebihi target.

Anggota Komisi B DPRD Kota Magelang Waluyo menuturkan, pengelola Kyai Langgeng tidak hanya mengejar keuntungan semata namun juga harus tetap memperhatikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Terlebih, pada wahana baru Dragon Coaster yang dinilai cukup ekstrem.

“Untuk wahana ini, bisa diberi penjelasan segmennya apakah untuk dewasa atau anak-anak dengan batasan usia berapa. Hal ini penting menjadi perhatian pengelola, karena untuk keamanan pengunjung. Untuk peringatan perlu sekali karena kalau tidak tahu, bisa membahayakan anak-anak kecil. Jangan sampai tragedi yang dulu terjadi di Kyai Langgeng terjadi kembali,” tegas Waluyo. Perlu diketahui, pada 20 Maret 2014, wahana jet coaster di Kyai Langgeng anjlok dan mengakibatkan 7 anak terluka karena terjepit.

Waluyo juga meminta agar pengelola bisa memaksimalkan potensi yang ada serta bisa menciptakan inovasi mengingat persaingan dalam hal wisata sekarang luar biasa. Ia juga meminta agar kajian serta masukan dari Komisi B bisa ditindaklanjuti. “Terutama evaluasi triwulan harus benar-benar dilaporkan, karena itu sangat penting,” kata Ketua Fraksi Demokrat tersebut.

Waluyo juga meminta pengelola agar mengkaji keberadaan area mainan. Kolam renang harus dibesarkan lagi dengan mengepras badan jalan pojok kanan supaya terlihat luas.

“Juga harus dibenahi area parkir yang masih semrawut, selain itu juga dipikirkan pintu keluar serta petugas juga ditertibkan supaya terlihat nyaman untuk pengunjung. Selain itu juga, tempat kuliner bagian atas harus betul-betul hidup karena itu rencana sudah lama,” papar Waluyo. (had/ton)

Silakan beri komentar.