Pengelola Perpusdes Diberi Pelatihan ESQ

113
PELATIHAN: Pengurus Perpusdes saat diberikan pelatihan dan motivasi ESQ di Hotel Dewi Ratih Batang. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELATIHAN: Pengurus Perpusdes saat diberikan pelatihan dan motivasi ESQ di Hotel Dewi Ratih Batang. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Beraktivitas dalam dunia perpustakaan membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak kecil, namun butuh keikhlasan bagi pelakunya. Karena memang tidak ada timbal balik secara ekonomis. Hal tersebut disadari oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Batang Rahmat Nurul, sehingga turut berikan motivasi kepada pengurus Perpusdes di batang agar tetap semangat.

“Saya sadar menjadi pengurus Perpusdes tidak mudah, karena butuh perjuangan dan keihlasan tinggi. Saya salut pada pengurus Perpusdes, semoga semakin ikhlas dalam menjalankan tugasnya,” ucapnya terakit digelarnya Training Emotional Spiritual Quotient (ESQ) untuk Memotivasi Pengelola Perpusdes yang digelar oleh PT Bhimasena Power Indo (BPI), Senin (11/6).

Menurut Rahmat, pelatihan ESQ tersebut sangat penting sekali, karena kesuksesan seseorang tidak hanya berdasar IQ, tapi juga butuh emotional dan spiritual. Dengan pelatihan tersebut, pihaknya berharap pengurus Perpusdes bisa berjalan maksimal. Bisa bekerja lebih ikhlas dan semangat menguatakan literasi ke masyarakat.“Saya berharap dan berdoa semoga motivasi pengurus Perpusdes semakin besar,” tandasnya.

Sementara itu CSR Manajer BPI Bhayu Pamungkas menjelaskan, bahwa PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) tidak hanya menggelar pelatihan teknis pengelolaan perpustakaan. Kali ini giliran pelatihan Kecerdasan Emosional dan Spiritual (Emotional Spiritual Quotient/ESQ) yang digelar untuk 85 orang peserta dari 34 dari Perpustakaan Desa (Perpusdes) se-Kabupaten Batang, Jumat (8/6). Training diberikan oleh trainer konsultan ESQ, Agus Wiyono, ST.

Pelatihan ini dilakukan bekerjasama dengan Forum Komunikasi Perpusdes Perpuseru Batang (FKP2B) untuk pengelola dan pengurus Perpusdes. FKP2B yang dibentuk dan diresmikan oleh Kepala Disperpuska Kabupaten Batang pada bulan April 2018, ini diharapkan menjadi wadah bagi 34 Perpusdes di 34 desa di Kabupaten Batang, untuk saling berkomunikasi, berbagi informasi, dan dapat meningkatkan kapasitas perpustakaan desa.

Bertepatan dengan bulan Ramadan, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi serta memelihara semangat para pengurus desa dalam mengelola dan melaksanakan berbagai kegiatan  di masing-masing perpustakaan. “Program yang kami rancang memang disesuaikan dengan program pemerintah setempat, sehingga kami dapat bersinergi,” ungkapnya. (han/bas)

Silakan beri komentar.