33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Pembangunan Watu Gajah Diminta Dihentikan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Destinasi wisata Watu Gajah Park di Desa Wringin Putih, Kecamaatan Bergas diketahui belum berizin. Hal itu terkuak saat sidak Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Senin (11/6).

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengatakan sidak yang dilakukan pihaknya setelah memperoleh informasi jika objek wisata tersebut belum memiliki izin.“Untuk mengajukan izin lingkungan harus ada izin lokasi terlebih dahulu. Ini belum dilakukan. Kita minta pemilik maupun pengelola Watu Gajah Park menyelesaikan semua perizinan,” kata Bondan.

Dikatakannya, pihaknya mendapat informasi dari pihak Watu Gajah Park sudah mengajukan izin ke  Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPPTSP) Kabupaten Semarang.

Namun proses pengurusan perizinan tersebut belum berjalan lantaran site plan yang masih belum jelas. “Kita cek ke dinas perizinan ternyata belum jalan. Kita minta pemkab tegas, meskipun sudah ada peringatan dari Satpol PP dan teguran dari  DLH tentang dokumen perizinan,” tandasnya.

Karena belum memiliki izin yang lengkap maka pembangunan destinasi wisata tersebut akan dihentikan untuk sementara waktu. “Kita tidak menghambat investasi, tapi semata-mata untuk menegakkan aturan. Semua izin diurus dulu, setelah perizinan keluar baru dilakukan pembangunan,” ujarnya.

Adapun dalam pengurusan perijinan pemilik destinasi wisata itu akan membangun di atas lahan 3.000 meter persegi. “Setelah kita cek di  lokasi, luasnya lebih dari izin yang diajukan. Ini harus diperhatikan dan diubah, izin harus sesuai kondisi di  lapangan,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kades Wringin Putih, Wahib Sukardi mengungkapkan jika pihaknya sudah mengundang pihak pengelola Watu Gajah supaya segera menyelesaikan pengurusan perijinan.

Namun, pihak Watu Gajah mengindahkan hal itu. Sehingga sampai saat ini pihak destinasi wisata tersebut belum menunjukkan itikad baiknya untuk segera mengurus perijinan. “Sejauh ini saya belum pernah membuat surat pengantar untuk mengurus perizinan. Kita sudah komunikasi ke Pak Soekendro (Kepala BPMPPTSP) mendapat informasi dari pihak Watu Gajah Park baru sebatas konsultasi masalah tata ruang,” ujarnya.

Dikonfirmasi, pimpinan pelaksana proyek Watu Gajah Park, Darmanto mengakui jika izin pembangunan Watu Gajah awalnya hanya akan digunakan untuk perumahan. “Namun kemudian ada alih fungsi untuk tempat wisata sehinga mengajukan izin lagi,” kata Darmanto.

Sehingga saat ini pihaknya fokus untuk pembangunan bagian taman dahulu. Pembangunan secara masif belum dilakukan, lanjutnya, dikarenakan ijin yang memang belum lengkap. Terkait dengan penghentian pengerjaanpihaknya akan menginformasikan hal tersebut dahulu kepada pimpinan dalam hal ini pemilik Watu Gajah. (ewb/bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Urgensi Pendidikan Akhlak di Keluarga

RADARSEMARANG.COM - ERA millennial saat ini, masih ada siswa yang belum mempunyai karakter yang baik. Ke sekolah terlambat  masuk kelas, seragam sekolah tidak lengkap,...

72 Klub Ambil Bagian

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sebanyak 72 klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) tampil pada event USM Blibli Flypower Liga Bulutangkis Jateng & DIJ 2017 Seri Master. Kejuaraan...

Pantau Bencana, BPBD Pasang CCTV

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Masuk musim kemarau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah mewaspadai sejumlah potensi bencana. Selain kekeringan, potensi bencana kebakaran lahan...

Saling Tabrak, Futsal PKK Lawan Tim Polwan

WONOSOBO–PKK Desa Sukoharjo, Kecamatan Sukoharjo, Rabu (23/8) kemarin, berhasil menekuk Polwan Polres Wonosobo. Tim Polwan tumbang saat bertanding futsal di lapangan Desa Sukoharjo. Pertandingan...

Ngantuk, Tronton Tercebur Sungai

KENDAL—Lantaran pengemudi mengantuk, sebuah truk tronton menabrak pagar jembatan. Akibatnya pagar roboh dan truk bernopol B 9625 BYT yang dikemudikan Handi Susianto, 34, itu tercebur...

Mahasiswa UM Magelang Tolak Terorisme Radikalisme

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Terorisme berasal dari paham radikalisme yang berkembang di masyarakat. Terorisme bukan hanya musuh dari TNI, Polri saja, namun merupakan musuh bersama. Hal...