Mesin Bermasalah, Truk Tebu Mengular

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, PATI – Mesin PG Trangkil diduga bermasalah sejak Kamis (7/6) malam. Hal itu membuat puluhan ton tebu dilempar ke PG Pakis Baru. Hal itu membuat antrean bongkar di PG Pakis Baru menumpuk. Dan mengakibatkan truk-truk pengangkut tebu antre hingga sepanjang Jalan Trangkil – Pakis.

Pemandangan antrean truk tebu mengular itu terlihat sejak Kamis malam hingga petang kemarin. Bahkan beberapa kali antrean truk pengangkut tebu tersebut membuat arus lalu lintas di jalanan tersebut tersendat.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus petang kemarin, antrean truk pengangkut tebu mulai memendek. Namun, kemacetan kerap terjadi. Terutama, jika ada kendaraan besar yang simpangan.

Supiono, salah satu pengemudi truk tebu tersebut mengungkapkan, sejak Kamis malam lalu antre untuk bongkar. Namun, tiba-tiba mesin rusak. ”Kemudian truk-truk yang akan bongkar dialihkan semua ke PG Pakis Baru,” kata sopir yang berasal dari Kecamatan Pamotan, Rembang. Supiono sudah antre hingga mendapat jatah bongkar pagi kemarin.

Sementara itu, Ketua APTRI PG Pakis Adji Sudarmadji mengungkapkan, antrean panjang ini harus dimaklumi. Sebab, PG Pakis Baru sendiri setiap hari memiliki jadwal sendiri truk-truk tebu yang bakal bongkar. Tidak kurang sekitar 500 – 600 truk pengangkut tebu per hari bongkar di PG Pakis Baru.

”Jika ditambah dari truk-truk PG Trangkil, sudah pasti terjadi antrean yang sangat panjang. Untuk itu, sebagian memilih untuk melakukan bongkar di PG Rendeng Kudus,” imbuh pria yang juga Ketua Komisi A DPRD Pati ini.

Hal ini tentu mengganggu arus lalu lintas di jalan penghubung antara Kabupaten Pati dan Jepara.  Sementara itu, menyambut Lebaran, PG Pakis mulai hari ini akan tutup giling hingga Selasa depan. Untuk itu, Adji mengimbau petani tebu supaya tidak melakukan tebang. Mengingat jika ditimbun, rendemen tebu akan rendah. Begitu juga harganya. (aua/ris/jpg/ton)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -