Kenaikan Harga Bertahan 10 Hari

250
HARGA NAIK : Pedagang daging Pasar Johar relokasi saat melayani pembeli menjelang Lebaran 2018. (Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang)
HARGA NAIK : Pedagang daging Pasar Johar relokasi saat melayani pembeli menjelang Lebaran 2018. (Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Menjelang Lebaran harga daging sapi merangkak naik. Kenaikan harga berkisar antara Rp 5-10 ribu per kilonya. Harga daging sapi segar naik menjadi Rp 110 ribu dari yang sebelumnya 95-100 ribu.

”Hari ini (Kemarin, Red) sudah mulai naik,” kata Fatimah, 70, pedagang daging di Pasar Johar relokasi kawasan Masjid Agung Jawa Tengah.

Bahkan, harga daging sapi kering kualitas bagus, harganya mencapai Rp 120 ribu dari yang sebelumnya Rp 100-110 ribu.

Pedagang lain, Sum Tamara , mengatakan, menjelang Lebaran kenaikan harga daging biasanya terjadi mulai H-4 hingga 10 hari selanjutnya. ”Setelah itu akan kembali normal. Biasanya seperti itu,” ujar pedagang yang mengambil daging dari Ampel, Boyolali, ini. “Dari sana memang naik. Jadi kami pengecernya juga mengikuti saja,” timpalnya.

Meski mengalami kenaikan, permintaan daging sapi ini cukup tinggi. Dibandingkan hari-hari biasa jumlah pembeli meningkat hingga 25 persen.  “Lebih banyak. Karena momen-momen seperti ini memang banyak yang butuh,” tandasnya.

Salah seorang pembeli, Ratna, 45, mengaku tidak mempunyai pilihan. Ia memang selalu membutuhkan daging menjelang dan saat Lebaran untuk membuat masakan. Sehingga, harga tinggi sekalipun ia akan membeli daging sesuai dengan yang ia butuhkan.”Ya bagaimana lagi, menjelang Lebaran memang selalu naik,” ujarnya.

Selain daging sapi, harga daging ayam juga naik. Harga ayam petelur, naik dari Rp 55 ribu menjadi Rp 60-65 ribu. Berbeda dari daging sapi, harga ayam sudah mulai naik sejak seminggu lalu. “Saya ambilnya dari Penggaron. Dari sana naik ya kami menyesuaikan,” jelas Lina, 31, pedagang ayam.

”Kalau ayam potong kenaikannya dari Rp 36 ribu, sekarang Rp 38 ribu,” imbuh Iin, 45, pedagang lainnya.

Sementara itu bersama Dinas Pertanian Kota Semarang, Dinas Ketahanan Pangan terus melakukan pengawasan terhadap keamanan pangan, termasuk keamanan daging yang beredar di pasaran. Dari hasil pantauan, menjelang Lebaran kondisi daging masih terpantau aman.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita terus melakukan pemantauan di pasar-pasar. Kita rutin melakukan pantauan untuk memastikan keamanannya,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono. (sga/zal)