Jelang Lebaran, Toko Emas Diserbu Pembeli

Pengamanan Diperketat

198
PENGAMANAN: Anggota Sat Sabhara Polres Pekalongan melakukan pengaman pada toko emas di jalan Raya Ahmad Yani, Wiradesa, Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGAMANAN: Anggota Sat Sabhara Polres Pekalongan melakukan pengaman pada toko emas di jalan Raya Ahmad Yani, Wiradesa, Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Menjelang lebaran, sejumlah toko emas dan bank di wilayah Kabupaten Pekalongan diserbu pembeli dan nasabah, oleh karena itu mulai Senin (11/6) kemarin toko emas dan Bank mendapatkan pengamanan ketat dari petugas Kepolisian Resor Pekalongan.

Hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung bank, yang biasanya akan mengambil uang dalam jumlah besar karena untuk memberikan THR pada karyawannya, atau warga yang akan membeli dan menjual perhiasan pada toko emas.

Kasat Sabhara Polres Pekalongan, AKP Prisandi Tiar mengungkapkan bahwa selama bulan Ramadan ini, Sat Sabhara telah melakukan pengamanan ekstra ketat pada Kantor Perbankan dan toko emas yang ada di Wilayah Kabupaten Pekalongan.

“Peningkatan pengamanan kawasan toko emas dan perbankan sebagai upaya Polisi memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat yang berbelanja perhiasan di toko emas atau bertransaksi di perbankan karena intensitasnya meningkat menjelang lebaran,” ungkap Kasat Sabhara AKP Prisandi.

AKP Prisandi mengimbau kepada pemilik tempat usaha di wilayah hukum Polres Pekalongan, untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang lebaran. Seperti pemasangan pada CCTV di beberapa titik, yang dinilainya cukup rawan.

Menurutnya hal itu perlu dilakukan, sebab mungkin saja ada oknum yang berspekulasi memanfaatkan situasi untuk melakukan kejahatan. Adapun kepada pemilik Toko Emas, agat berhati-hati dan waspada terhadap aksi kejahatan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

AKP Prisandi juga mengatakan bahwa pada sejumlah tempat, yang dinilai rawan tindak kejahatan terutama karena aktivitas perekonomian selama bulan puasa hingga Lebaran meningkat akan diawasi lebih ketat. Seperti halnya sejumlah anjungan tunai mandiri (ATM) juga menjadi objek pengawasan.

“Bagi masyarakat yang hendak mengambil uang dengan jumlah banyak, bisa meminta bantuan pengawalan aparat kepolisian. Kami siap melayani permintaan masyarakat, dan tanpa dipungut biaya atau gratis,” tegas Kasat Sabhara AKP Prisandi. (thd/bas)