Buang Bayi, ST Harus Berlebaran di Kantor Polisi

198
GRAFIS: IWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG
GRAFIS: IWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.COM, KEBUMEN — Perempuan muda berinisial ST, 22, terancam harus menikmati Lebaran di kantor polisi. Ia diduga telah membuang bayi laki-laki yang dilahirkan dari hubungan gelap dengan pacarnya. Perempuan asal Kabupaten Pemalang yang sehari-hari bekerja sebagai sales selang regulator kompor gas di wilayah Kebumen ini masih mendekam di Rutan Mapolsek Kebumen dan masih menjalani pemeriksaan, Senin (11/6) pagi.

Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kabag Ops Polres Kebumen AKP Cipto Rahayu menjelaskan, tersangka dijerat dengan UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo pasal 308 KUH Pidana. “Ancaman maksimal 10 tahun penjara,” jelasnya.

Informasi yang diperoleh, ST membuang bayi yang baru ia lahirkan dalam sebuah kardus selanjutnya diletakkan di jalan setapak Desa Gemeksekti Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Sabtu (9/6) sekitar pukul 16.30 WIB. Lokasi pembuangan ini hanya 100 meter dari kontrakan tersangka. Bayi pertama kali ditemukan oleh salah satu warga, Imam Supriyadi yang selanjutnya melapor ke Polsek Kebumen.

Kepada polisi, ST mengaku bingung dengan keadaannya. Kekasihnya meninggalkan ST, saat ia dalam keadaan hamil. “Saat itu, posisi saya bingung pak. Saya melahirkan sendiri di kamar mandi kontrakan saya. Saya ditinggal pacar saya. Pacar saya ngakunya sudah punya keluarga dan tidak ingin diganggu,” kata tersangka sambil menyesali perbuatannya.

Setelah tersadar apa yang dilakukannya melanggar hukum, ST baru menyesal. Bahkan ia ingin bertemu anaknya yang saat ini dirawat di RSUD Kabupaten Kebumen. Ia pun berencana ingin membesarkan anaknya. Namun saat disinggung apakah ingin membesarkan dengan kekasihnya, ST memilih diam. (jpg/ton)