Arus Mudik Naik 10 Persen

121
CEK PERSONEL : Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras berbincang dengan petugas yang berjaga di Pos Pengamanan Mendolo, Senin (11/6). (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
CEK PERSONEL : Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras berbincang dengan petugas yang berjaga di Pos Pengamanan Mendolo, Senin (11/6). (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Peningkatan arus mudik yang masuk ke Wonosobo pada H-4 Lebaran, meningkat sekitar 10 persen. Peningkatan pada H-4 Lebaran ini dinilai belum terlalu signifikan dibanding hari biasa.

“Arus lalu lintas terpantau masih lancar, kendaraan tidak begitu padat dan masih bisa dikendalikan,” kata Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras di sela pemantauan Pos Pengamanan Lebaran di Kertek, Mendolo, Sawangan dan Taman Plaza Wonosobo, Senin (11/6). Pemantauan juga diikuti Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo m Zuhri dan Dandim 0707/Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli.

Di Pasar Kertek yang selama ini rawan macet dan kecelakaan, ditempatkan 34 personel Polri untuk mengatur lalu lintas. Mereka masih dibantu dari Kodim, Pemkab, organisasi masyarakat hingga Pramuka. Jumlah personel Polri yang sama juga ditempatkan di Pos Pam Pasar Induk Wonosobo dan Pos Pam Simpang 3 Dieng.

Sementara Zuhri menyebutkan, secara umum, Wonosobo siap menyambut para pemudik yang hendak pulang ke kampung halamannya untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat di Hari Raya Idul Fitri 1439 H. “Dari hasil pantauan di 4 Pos Pam, didapati bahwa semua personel telah siap memberikan pengamanan dan pelayanan ekstra selama arus mudik dan arus balik Lebaran,” katanya.

Beberapa fasilitas yang diperlukan bagi pemudik di Pos Pam juga sudah layak. Mulai dari persediaan obat-obatan sampai peralatan medis. Selain kesiapan pengamanan, dalam kesempatan pemantauan tersebut, Zuhri juga menyoroti kesiapan tenaga kesehatan. “Untuk antisipasi dan pelayanan bagi para pemudik yang membutuhkan bantuan atau pelayanan, terkait kesehatan serta kejadian kecelakaan, yang bisa setiap saat menimpa pemudik, sudah selayaknya diantisipasi dengan kesiapan para petugas medis yang memadai,” katanya. Zuhri juga meminta kepada Dinas Kesehatan dan RSUD KRT Setjonegoro untuk menyiagakan rumah sakit, puskesmas serta personel medis, terutama UGD.

Sementara itu, Polres Magelang Kota membuka posko kesehatan gratis di Terminal Tidar untuk memeriksa kesehatan para pengemudi, awak angkutan, warga sekitar serta pemudik. Kasat Lantas Polres Magelang Kota AKP Marwanto menuturkan, pemeriksaan kesehatan bekerjasama dengan Urkes, Jasa Raharja Perwakilan Magelang serta Dinas Perhubungan Kota Magelang.

“Apabila ada awak angkutan yang kurang sehat/tensi tinggi disarankan untuk tidak mengemudikan kendaraannya, karena apabila dipaksakan malah membahayakan penumpang maupun pengguna jalan lainnya,” tutur Marwanto. (ali/had/ton)

Silakan beri komentar.