Ajak Anak Yatim Buka Bersama

175
BERBAGI: Puluhan anak yatim dari Yayasan Yatim Mandiri saat menunggu menerima bingkisan dan santunan saat buka puasa bersama di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Minggu malam (10/6). (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERBAGI: Puluhan anak yatim dari Yayasan Yatim Mandiri saat menunggu menerima bingkisan dan santunan saat buka puasa bersama di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Minggu malam (10/6). (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Setelah menggelar santunan anak yatim piatu yang tinggal di sekitar Hotel Sahid Mandarin Pekalongan. Kali ini, anak yatim yang diberikan santunan adalah yang berada dinaungan Yayasan Yatim Mandiri Pekalongan.

Kurang lebih 63 anak yatim kembali disantuni. Selain diberikan bingkisan juga diberikan santunan tunai untuk membantu kelangsungan hidup dan biaya sekolah.“Ini memang kesekian kalinya kami melakukan santunan anak yatim,karena kami ketagihan untuk berbagi. Karena selam setahun ini kami diberikan banyak rejeki melimpah,” ucap General Manajer Sahid Mandarin Hotel Subhan Ahmad.

Subkhan mengungkapkan pada tahun ini ada peningkatan revenue Hotel Sahid Mandarin sebesar 40 persen dan okupansi sebesar 15 persen. Jumlah pesanan untuk berbuka puasa sudah mencapai target dan booking kamar meningkat, bahkan jelang lebaran ini mencapai 75 persen.“Berbagai langkah kami lakukan dalam penjualan produk kami, dari offline hingga secara online untuk memudahkan pengunjung,” ucapnya.

Ditambah dengan peningkatan kualitas pelayanan di hotel tersebut juga semakin ditingkatkan. Selain itu banyak program-program Hotel Sahid Mandarin untuk membuat nyaman pengunjung. Pada kesempatan kemarin, pihak hotel juga kembali berikan santunan dan bingkisan kepada 63 anak yatim binaan Yatim Mandiri.

Sebelum diajak buka puasa dan diberi santunan, para anak yatim dan tamu undangan yang hadir diberika hiburan berupa dongeng Islami. Dari salah satu pesulap dan pendongeng Wahyu Juskitama. Kisah penerangan Raja Abraham menyerang kota Makkah menjadi tema dongeng.

Dibungkus dengan humor dan sulap, anak-anak yatim yang hadir sangat senang dengan pertunjukkan tersebut. Terlebih selama mendongeng, diselipkan beberapa pertanyaan dan kuis yang berikan hadiah langsung bagi yang bisa menjawab.“Alhamdulillah bisa beri lebih tahun ini, semoga tahun depan bisa mengulangi lagi. Karena memberi dan berbagi itu nikmat,” tandasnya. (han/bas)