33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Ajak Anak Yatim Buka Bersama

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Setelah menggelar santunan anak yatim piatu yang tinggal di sekitar Hotel Sahid Mandarin Pekalongan. Kali ini, anak yatim yang diberikan santunan adalah yang berada dinaungan Yayasan Yatim Mandiri Pekalongan.

Kurang lebih 63 anak yatim kembali disantuni. Selain diberikan bingkisan juga diberikan santunan tunai untuk membantu kelangsungan hidup dan biaya sekolah.“Ini memang kesekian kalinya kami melakukan santunan anak yatim,karena kami ketagihan untuk berbagi. Karena selam setahun ini kami diberikan banyak rejeki melimpah,” ucap General Manajer Sahid Mandarin Hotel Subhan Ahmad.

Subkhan mengungkapkan pada tahun ini ada peningkatan revenue Hotel Sahid Mandarin sebesar 40 persen dan okupansi sebesar 15 persen. Jumlah pesanan untuk berbuka puasa sudah mencapai target dan booking kamar meningkat, bahkan jelang lebaran ini mencapai 75 persen.“Berbagai langkah kami lakukan dalam penjualan produk kami, dari offline hingga secara online untuk memudahkan pengunjung,” ucapnya.

Ditambah dengan peningkatan kualitas pelayanan di hotel tersebut juga semakin ditingkatkan. Selain itu banyak program-program Hotel Sahid Mandarin untuk membuat nyaman pengunjung. Pada kesempatan kemarin, pihak hotel juga kembali berikan santunan dan bingkisan kepada 63 anak yatim binaan Yatim Mandiri.

Sebelum diajak buka puasa dan diberi santunan, para anak yatim dan tamu undangan yang hadir diberika hiburan berupa dongeng Islami. Dari salah satu pesulap dan pendongeng Wahyu Juskitama. Kisah penerangan Raja Abraham menyerang kota Makkah menjadi tema dongeng.

Dibungkus dengan humor dan sulap, anak-anak yatim yang hadir sangat senang dengan pertunjukkan tersebut. Terlebih selama mendongeng, diselipkan beberapa pertanyaan dan kuis yang berikan hadiah langsung bagi yang bisa menjawab.“Alhamdulillah bisa beri lebih tahun ini, semoga tahun depan bisa mengulangi lagi. Karena memberi dan berbagi itu nikmat,” tandasnya. (han/bas)

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Perguruan Tinggi Lokal Harus Berbenah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Perguruan Tinggi (PT) lokal baik negeri maupun swasta, diminta berbenah. Seiring dibukanya akses perguruan tinggi asing (PTA) masuk ke Indonesia untuk mendongkrak mutu...

Enam Pasang Terjaring Razia Saat Tarawih

KENDAL—Saat umat muslim lain tengah menjalankan ibadah salat tarawih di masjid, enam pasangan bukan suami istri ini justru asyik berdua-duaan di kamar hotel kelas...

Siswi TK Pamekar Budi Juara 1 Lomba Mewarnai Generasi Emas

DEMAK-Afiqotun Ni’mah-akrab disapa Fifi-, siswi TK Pamekar Budi, Minggu (24/9) kemarin, berhasil meraih juara 1 dalam lomba menggambar tingkat Kabupaten Demak. Prestasi Fifi patut diacungi jempol....

Industri Elektronik Jadi Tulang Punggung Perekonomian

SEMARANG - Industri elektronik kini menjadi salah satu pendukung perekonomian di tengah  turunnya harga komoditas di sektor nonmigas.  Pemerintah gencar mengeluarkan berbagai kebijakan yang...

Sukses di Magelang, Lanjut ke Banyumas

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kehadiran Festival Kuliner (Feskul) di Magelang menyita perhatian pencinta kuliner asal Magelang juga sekitarnya. Pengunjung bisa menikmati beragam menu makanan dan...

Susuri Sejarah Kopi Lewat Film

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Perjalanan biji Kopi di Indonesia ternyata beriringan dengan negara ini meretas sejarah kemerdekaannya. Setidaknya, hal itu terlihat dalam film Biji Kopi...