Qasima Puaskan Penggemarnya

100
SEGAR : Penampilan Qasima ketika pentas dalam acara tenda takjil di Salakan, Mertoyudan Sabtu (9/6) lalu. Perform grup ini selalu ditunggu penggemarnya. (Ima chafid/radar kedu)
SEGAR : Penampilan Qasima ketika pentas dalam acara tenda takjil di Salakan, Mertoyudan Sabtu (9/6) lalu. Perform grup ini selalu ditunggu penggemarnya. (Ima chafid/radar kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Bertempat di kompleks halaman ruko dan perumahan di daerah Salakan, Mertoyudan, Sabtu (9/6) lalu grup Qasima menyapa hangat penggemarnya dalam acara berbagi takjil.

Lagu “Dendang Qasima” yang membuka acara seakan mengundang Qasimania, sebutan fans Qasima, untuk maju di depan panggung ikut bergoyang. Sore itu Qasimania yang datang dari Demak, Semarang, Wonosobo, Jogjakarta dan Magelang mengaku sangat puas dan terhibur bisa melihat perform Qasima.

Ardi yang datang dari Wonosobo mengungkapkan kagum dengan musik yang dibawakan Qasima. “Musiknya enak dan pemainnya cantik-cantik serta ramah,” akunya.

Qasima adalah singkatan dari Qasidah Irama Melayu , sebuah group qasidah dari Kabupaten Magelang. Personel grup yang didirikan 1984 ini didominasi oleh gadis belia berparas cantik berhijab yang dijadikan identitas dalam grup mereka.

Anidya Dwi Astuti, SE selaku Head Manager Qasima Management yang berperan dalam merancang, mengatur dan melaksanakan rencana grup Qasima ke depan, mengatakan pihaknya selalu berupaya untuk terus melakukan perbaikan. Baik dari musik maupun pemainnya. Sehingga keberadaan Qasima tetap bisa mengikuti perkembangan musik dan diterima semua kalangan penikmat musik.

Didukung kekuatan sound system dan lighting yang andal membuat performnya semakin tidak diragukan. Grup musik ini berkekuatan 15 personel. Kesemuanya masih sekolah. “Termuda masih duduk di bangku SMP,” tambah Umi Ani sapaan akrab Anindya.

Qasima baru saja direkrut oleh label nasional Nagaswara Jakarta dengan single religinya “Marhaban ya Ramadhan”. Menariknya Qasima Magelang dalam perkembangannya tidak hanya mendendangkan lagu-lagu kasidah semata, namun juga genre musik lain seperti dangdut, reggae, pop dan lainnya, yang dikemas dalam nuansa Islami.

Pada akhir bulan Desember 2015 lalu telah launching album perdana Qasima yang berjudul Gaspol melalui pentas akbar di Magelang. Kemudian pada awal tahun 2017 telah pula launching album kedua Qasima feat Demy Banyuwangi.

Jam terbang Qasima tidak hanya pentas di wilayah lokal eks Karesidenan Kedu, namun juga lingkup Pulau Jawa dan Sumatera. Hasil kreasi aransemen musik Qasima yang dikembangkan oleh Umi Anidya tersebut memang unik, menarik dan mempesona. Alhasil keberadaan Qasima Magelang terbukti memang banyak digandrungi oleh pecinta musik dari segala kalangan usia dan sosial. (ima/sct/lis)

Silakan beri komentar.