Penjualan Baju Muslim Naik 4 Kali Lipat

208
ANGGUN : Model memamerkan koleksi terbaru dari Al-Fath dengan tema dialy romantic dan romantic garden. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANGGUN : Model memamerkan koleksi terbaru dari Al-Fath dengan tema dialy romantic dan romantic garden. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perayaan Idul Fitri semakin dekat. Hampir semua gerai fashion pun dibanjiri masyarakat, tak terkecuali garai fashion yang menawarkan busana muslim seperti Khasana Muslim Al-Fath Semarang, yang selalu ramai diserbu pembeli.

Manager Khasanah Muslim Al-Fath Semarang, Supriyani mengatakan jika penjualan baju muslim pria maupun wanita mengalami kenaikan yang tajam 4 kali lipat dibandingkan hari biasa. “Kenaikannya sangat tajam, beberapa jenis baju muslim sangat diminati. Misalnya pria saat ini beralih ke baju muslim gamis khas Pakistan dengan model panjang,” ujarnya kemarin.

Masih untuk kaum adam, selain baju muslim khas Pakistan, tahun ini juga sedang tren jenis kopiah berkembang dengan motif yang lebih menarik, salah satunya motif khas Maroko.

“Kopiah Maroko ini banyak digemari anak muda, dengan warna dasar putih dan hitam polos. Lebih dipakai untuk beribadah namun juga bisa menunjang penampilan,” jelasnya.

Khusus kaum hawa, barang yang paling diburu adalah hijab printing, namun dengan bahan voal yang bisa digunakan sehari-hari karena lebih nyaman dipakai, adem di kepala dan tidak licin saat dibentuk. Untuk jilbab printing berbahan voal lebih mengacu desain bunga-bunga dan mengusung warna-warna gelap semisal abu-abu-warna tanah dan warna nude. “Coraknya berbeda dari hijab biasanya, sehingga akan membuat pemakainnya punya kesan glamour dan ekslusif,” jelasnya.

Selain hijab printing model segi empat, minat masyarakat terhadap hijab syar’i pun tidak turun. Pasalnya model hijab ini lebih instan atau ready to wear dan menutupi pada area dada. Sementara untuk hijab segi empat, mewajibkan penggunanya untuk kreatif dalam menggunakan penutup kepala ini.

“Kalau dari segi warna, hijab Syar’i masih mengsung warna putih dan warna pastel. Sementara hijab segi empat mengharuskan penggunanya untuk berkreasi, namun tetap mengedepankan motif yang ada tetap terlihat,” jelasnya. (den/zal)