4 Titik Kemacetan Jadi Perhatian

168
CEK FASILITAS : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama Kapolres AKBP Wawan Kurniawan, dan jajaran Forkopimda memantau pos pengamanan dan pelayanan Lebaran tahun 2018, di IBC Wiradesa, Minggu (10/6). (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
CEK FASILITAS : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama Kapolres AKBP Wawan Kurniawan, dan jajaran Forkopimda memantau pos pengamanan dan pelayanan Lebaran tahun 2018, di IBC Wiradesa, Minggu (10/6). (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Bupati pekalongan bersama jajaran Forkopimda melakukan pengecekan fasilitas di pos pengamanan dan pelayanan mudik Lebaran 2018, Minggu (10/6).

Pengecekan dimulai dari pos pelayanan Pasar Kajen, Kedungwuni dan terakhir di posko induk IBC Wiradesa yang ada di jalur pantura. Selama pemantauan, ditemui beberapa titik kemacetan seperti di pertigaan Jalan Surabayan, Kecamatan Kedungwuni, Taman Gemek Kedungwuni, SPBU Kauman dan Pasar Wiradesa.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, mengungkapkan bahwa pengecekan pos adalah bagian dari manajemen pengawasan dan pengendalian personel, maupun sarana pendukung operasi Ketupat Candi 2018. Semuanya diperhatikan baik di tol fungsional maupun di pantura, termasuk sarana dan prasarana pendukung yang ada pada pos tersebut.

Menurutnya untuk di tol fungsional pos hanya ada satu, yakni di Babalan Bojong. Untuk wilayah pantura, mulai perbatasan Pemalang sampai perbatasan kota sudah ditempatkan personel, seperti di Sipait, Siwalan, Kauman, Wiradesa sampai dengan IBC.

“Untuk titik crowded yang perlu diantisipasi pertama di SPBU Kauman, Pasar Wiradesa kemudian perbatasan dengan Pekalongan Kota. Untuk di wilayah dalam adalah Kedungwuni. Untuk Rekayasa kemacetan kita sudah membentuk tim pengurai,” ungkap AKBP Wawan.

Sementara itu, Bupati Asip Kholbihi, menegaskan bahwa Pemkab Pekalongan telah siap untuk menerima para pemudik. Semua sarpras telah disipakan di setiap pos pengamanan dan pelayanan. Di pos tersebut selain tempat istirahat pemudik, juga disediakan sarana kesehatan, termasuk mobil ambulan dan damkar.

“Para pemudik yang masuk di Pekalongan, diharapkan juga berbelanja produk unggulan. Baik batik maupun kulinernya. Sehingga beberapa pasar batik, seperti IBC juga dibuka hingga larut malam, demikian juga dengan kulinernya,”  kata Asip. (thd/zal)